
Nexify - Juventus harus menerima pukulan telak setelah kalah dari Fiorentina di Serie A. Hasil ini membuat peluang mereka lolos ke Liga Champions semakin menipis.
Kekalahan 0-2 tersebut terjadi pada laga kandang terakhir musim ini, Minggu (17/5/2026) malam WIB. Juventus sejatinya membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa finis di empat besar.
Tekanan besar sudah terasa sejak awal laga karena rival juga bermain di waktu bersamaan. Situasi ini membuat Juventus wajib meraih hasil positif.
Namun, Fiorentina kembali menjadi lawan yang sulit ditaklukkan. Mereka mampu meredam permainan tuan rumah dan mencuri kemenangan penting.
Fiorentina Tampil Efektif dan Ambil Kendali
Juventus mencoba tampil dominan sejak awal pertandingan. Namun Fiorentina mampu bertahan dengan disiplin dan menutup ruang.
Seiring berjalannya waktu, Fiorentina mulai menemukan ritme permainan. Mereka kemudian berhasil mencetak gol pembuka lewat Cher Ndour yang membuat publik tuan rumah terdiam.
Juventus pun tertinggal 0-1 hingga turun minum. Harapan bangkit di babak kedua menjadi semakin besar bagi para pendukung.
Gol Vlahovic Dianulir, Momentum Berubah
Memasuki babak kedua, Juventus langsung tampil menekan. Mereka berusaha keras mencari gol penyama kedudukan.
Dusan Vlahovic sempat mencetak gol yang disambut sorak gembira. Namun gol tersebut dianulir karena posisi offside.
Keputusan itu menjadi pukulan bagi Juventus. Momentum yang sempat tercipta langsung menghilang.
Mandragora Pastikan Kekalahan Juventus
Tak lama setelah gol dianulir, Fiorentina menggandakan keunggulan. Rolando Mandragora mencetak gol kedua yang memperbesar tekanan bagi tuan rumah.
Juventus kesulitan menciptakan peluang bersih setelah tertinggal dua gol. Pertahanan solid Fiorentina membuat serangan mereka mudah dipatahkan.
Hingga akhir laga, skor tidak berubah. Juventus kini berada di posisi keenam klasemen dan peluang ke Liga Champions semakin terancam.
Juventus tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Serie A dengan raihan 68 poin. Bianconeri terpaut dua angka dari AS Roma yang berada di posisi keempat.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 05:40Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 07:09Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 05:40Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 04:30Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:24TNI Jelaskan Peran Pengerahan Prajurit Saat Demo di Bundaran HI
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























