
Nexify - - Kejadian yang menimpa wonderkid Juventus, Moise Kean, jelas tak bisa luput dari perhatian Massimiliano Allegri selaku pelatih. Pria berumur 51 tahun tersebut meminta pihak terkait untuk menghukum pelaku rasisme sekeras-kerasnya.
Kean mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan saat membela Juventus melawan Cagliari di laga lanjutan Serie A, Rabu (3/4) dini hari tadi. Pemain berumur 19 tahun itu mendapatkan ejekan rasisme dari pendukung tim lawan di sepanjang pertandingan.
Penggawa Timnas Italia tersebut lantas memberikan serangan balasan usai mencetak gol kedua Juventus pada menit ke-85. Ia membalas provokasi fans Cagliari yang membuat caci maki mereka semakin menjadi-jadi.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tak Bisa Dibenarkan
Allegri mengaku tidak tahu menahu soal kejadian yang menimpa pemainnya itu, meskipun hadir di sisi lapangan. Ia juga tidak menampik bahwa Kean juga turut berkontribusi dalam rundungan ejekan itu, tapi tindakan rasisme tetap tak bisa diterima olehnya.
"Saya tidak mendengar apapun dari bangku penonton, sebab saya berfokus pada permainan," tutur Allegri kepada Sky Sport Italia usai pertandingan.
"Anda harus cerdas dalam menangani situasi seperti ini dan harusnya tidak memprovokasi orang-orang. Tapi, tentu saja, itu bukan berarti para orang bodoh di bangku penonton dan cara mereka bereaksi bisa dibenarkan," lanjutnya.
Solusi dari Allegri
Mantan nahkoda Milan tersebut lantas memberikan saran kepada pihak terkait untuk mengadakan kamera di bangku penonton guna mengidentifikasi pelaku rasisme. Dan saat ditangkap, ia berharap pelakunya dijatuhi hukuman seberat-beratnya.
"Kami butuh kamera, mencari siapa yang melakukan itu dan memberinya hukuman. Itu sangat sederhana, kenali mereka dan jangan berikan hukuman larangan [hadir di stadion] satu-dua tahun, tapi seumur hidup," tambahnya.
"Kami punya teknologinya, itu bisa dilaksanakan jika para pihak berwenang ingin melakukannya. Masalahnya adalah, mereka tak ingin melakukannya," tandasnya.
Kasus rasisme ini bukan kali pertama terjadi di tanah Italia. Sebelum itu, Kalidou Koulibaly juga mendapat perlakukan yang kurang menyenangkan saat membela Napoli melawan Inter Milan di bulan Desember 2018 kemarin.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video wawancara eksklusif bersama legenda Juventus, Alessandro Del Piero dalam rangkaian acara UEFA Champions League Trophy Tour presented by Heineken.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 Juli 2026 16:00Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Juli 2026 21:41RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
BERITA LAINNYA
-
italia 5 Juli 2026 00:18Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
-
italia 4 Juli 2026 16:00Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
-
italia 4 Juli 2026 14:00Eks Real Madrid Ini Jadi Pembelian Kedua Ruben Amorim di AC Milan?
-
italia 30 Juni 2026 21:20RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
SOROT
-
Liputan6 5 Juli 2026 22:04Sempat Viral, Pelaku Pemukulan Pemotor di Jagakarsa Ditangkap
-
Liputan6 5 Juli 2026 21:55KA Bandara Tertemper Motor, KRL Bekasi/Cikarang Sempat Terlambat
-
Liputan6 5 Juli 2026 21:30Selamatkan Teman di Sungai Way Sekampung, 2 Remaja Tenggelam
-
Liputan6 5 Juli 2026 20:53Kebakaran Rumah di Palmerah Jakarta Barat, 20 Unit Damkar Dikerahkan
-
Liputan6 5 Juli 2026 20:3325 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas Ekstrem di AS
-
Liputan6 5 Juli 2026 20:30Tegur Mobil Halangi Jalan, Pengemudi Ojol Dibacok
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























