
Nexify - Mantan pemain AC Milan, Marco van Basten mengungkapkan keyakinannya bahwa Juventus kini telah menjadi 'panutan' bagi tim-tim Italia lainnya.
Kompetisi Italia memang tengah mengalami kemunduran, terutama di panggung Eropa. Wakil Serie A hanya mampu memenangkan tiga trofi Eropa dalam 18 tahun terakhir.
Dan musim ini, Juventus menunjukkan tanda kebangkitan sepakbola Italia dengan menembus final Liga Champions., Bianconeri akan menghadapi Barcelona di partai puncak.
Dikatakan Van Basten, klub-klub Italia harus mulai meniru cara Juventus membangun tim dan mengubah wajah mereka agar lebih sukses di panggung Eropa.
"Juventus menunjukkan bahwa sepakbola Italia harus berubah. Mereka adalah klub yang telah mengubah situasi mereka, organisasi, stadion, dan cara mereka bermain sepakbola," ujarnya.
"Semua klub lain seperti Inter, AC Milan dan Roma, mereka telah bertahan di level yang sama selama 15 tahun terakhir. Juventus telah membangun stadion baru yang telah menciptakan suasana baru. Mereka bermain dengan cara yang berbeda yang memungkinkan mereka menyerang saat mereka menginginkan. Mereka adalah contoh bagi tim lain," tandasnya.[initial]
(sm/dzi)
Kompetisi Italia memang tengah mengalami kemunduran, terutama di panggung Eropa. Wakil Serie A hanya mampu memenangkan tiga trofi Eropa dalam 18 tahun terakhir.
Dan musim ini, Juventus menunjukkan tanda kebangkitan sepakbola Italia dengan menembus final Liga Champions., Bianconeri akan menghadapi Barcelona di partai puncak.
Dikatakan Van Basten, klub-klub Italia harus mulai meniru cara Juventus membangun tim dan mengubah wajah mereka agar lebih sukses di panggung Eropa.
"Juventus menunjukkan bahwa sepakbola Italia harus berubah. Mereka adalah klub yang telah mengubah situasi mereka, organisasi, stadion, dan cara mereka bermain sepakbola," ujarnya.
"Semua klub lain seperti Inter, AC Milan dan Roma, mereka telah bertahan di level yang sama selama 15 tahun terakhir. Juventus telah membangun stadion baru yang telah menciptakan suasana baru. Mereka bermain dengan cara yang berbeda yang memungkinkan mereka menyerang saat mereka menginginkan. Mereka adalah contoh bagi tim lain," tandasnya.[initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 20:00Bomber PSG Ini Selangkah Lagi Gabung Juventus
-
Liga Italia 26 Juni 2026 19:00Inikah Pembelian Pertama Ruben Amorim di AC Milan?
-
Liga Italia 24 Juni 2026 14:07De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
LATEST UPDATE
-
News 27 Juni 2026 20:37Kokopi Malang: Kedai Kopi Markas Mahasiswa yang Tumbuh Berkat KUR BRI
BERITA LAINNYA
-
italia 26 Juni 2026 19:00Inikah Pembelian Pertama Ruben Amorim di AC Milan?
-
italia 24 Juni 2026 14:07De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
SOROT
-
Liputan6 27 Juni 2026 17:30Survei Puspoll: 6 Program Pemerintah yang Dianggap Penting Rakyat
-
Liputan6 27 Juni 2026 13:00Modal Hadiah Lomba, Eks Persit Ini Bawa Soya Ayu Masuk Indomaret
-
Liputan6 27 Juni 2026 10:00Mensesneg Luruskan Ucapan Prabowo soal Pemimpin Terpilih
-
Liputan6 26 Juni 2026 20:16Prabowo: Saya Libatkan Profesor di Setiap Bidang Pemerintahan
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























