
Nexify - Pengacara Paolo Cannavaro mengecam eks kiper Napoli Matteo Gianello gara-gara tuduhan tidak konsisten yang dialamatkan pada kliennya.
Cannavaro diskors enam bulan bersama wakil kapten Gianluca Grava karena tidak melaporkan adanya upaya pengaturan skor oleh Gianello sebelum pertandingan melawan Sampdoria pada 2010 lalu. Namun, pengacara kapten Napoli itu mengkritik Gianello.
Dia menyebut penuturan Gianello sering berubah-ubah. "Gianello menyampaikan beberapa versi berbeda dari ceritanya," ujar sang pengacara kepada Sky Sports.
"Bahkan, di hari sidang, dia berkata bahwa dia berbicara dengan Grava dan Cannavaro di suatu tempat, tapi tempat yang disebutnya itu berbeda dari pernyataan dia sebelumnya," lanjutnya.
Bukan hanya pengacara Cannavaro yang bersuara keras. Pengacara Napoli juga sama, tapi bukan Gianello yang jadi sasaran. Pengacara Napoli lebih mengkritik beratnya hukuman yang dijatuhkan pada Partenopei serta Cannavaro dan Grava. Hukuman pengurangan dua poin serta skors enam bulan dinilainya tidak adil dan tidak punya dasar yang kuat. [initial]
Pengacara Napoli: Hukuman Yang Tidak Adil (foti/gia)
Cannavaro diskors enam bulan bersama wakil kapten Gianluca Grava karena tidak melaporkan adanya upaya pengaturan skor oleh Gianello sebelum pertandingan melawan Sampdoria pada 2010 lalu. Namun, pengacara kapten Napoli itu mengkritik Gianello.
Dia menyebut penuturan Gianello sering berubah-ubah. "Gianello menyampaikan beberapa versi berbeda dari ceritanya," ujar sang pengacara kepada Sky Sports.
"Bahkan, di hari sidang, dia berkata bahwa dia berbicara dengan Grava dan Cannavaro di suatu tempat, tapi tempat yang disebutnya itu berbeda dari pernyataan dia sebelumnya," lanjutnya.
Bukan hanya pengacara Cannavaro yang bersuara keras. Pengacara Napoli juga sama, tapi bukan Gianello yang jadi sasaran. Pengacara Napoli lebih mengkritik beratnya hukuman yang dijatuhkan pada Partenopei serta Cannavaro dan Grava. Hukuman pengurangan dua poin serta skors enam bulan dinilainya tidak adil dan tidak punya dasar yang kuat. [initial]
Pengacara Napoli: Hukuman Yang Tidak Adil (foti/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 24 Juni 2026 14:07De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 07:28Man of the Match Maroko vs Haiti: Achraf Hakimi
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 07:18Man of the Match Skotlandia vs Brasil: Vinicius Junior
BERITA LAINNYA
-
italia 24 Juni 2026 14:07De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
SOROT
-
Liputan6 25 Juni 2026 07:45KUR BRI Menjaga Roda Usaha Helm Hendra Tetap Berputar
-
Liputan6 24 Juni 2026 20:28Reaksi Prabowo Saat Warga Gorontalo Bersorak Sambut Sherly Tjoanda
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:30Diplomasi Jadi Senjata Indonesia Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:29Prabowo: B50 Meluncur Juli 2026, Kita Tak Akan Impor Solar Lagi
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:09Prabowo Ungkap Kunci Indonesia Jadi Kekuatan Pangan Dunia
-
Liputan6 24 Juni 2026 19:00Respons Pabrikan Otomotif Hengkang, Kemlu Bocorkan Investasi Baru
MOST VIEWED
Giovanni Malago Resmi Jadi Presiden Baru FIGC, Era Baru Sepak Bola Italia Dimulai
Aston Villa Tetapkan Harga Emi Martinez 10 Juta Euro, dan Bagi Juventus Masih Kemahalan
Juventus Minta Diskon untuk Randal Kolo Muani, PSG Bertahan di Harga 35 Juta
Bila Ruben Amorim jadi Pelatih AC Milan, Mungkin Rafael Leao Akan Bertahan?
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























