
Nexify - Allenatore Inter Milan, Antonio Conte menjelaskan alasan pemilihan pergantian pemainnya yang banyak dikritik kala menghadapi tuan rumah AS Roma, Minggu (10/1/2021).
Dalam laga ini, Inter sejatinya sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Lorenzo Pellegrini di babak pertama. Nerazzurri pun berbalik unggul di paruh kedua lewat aksi Milan Skriniar dan Achraf Hakmi.
Saat berbalik unggul inilah Conte dinilai membuat kesalahan fatal. Alih-alih terus menekan mengejar gol ketiga untuk mengunci kemenangan, Conte justru mengambil opsi lain.
Dia membuat sejumlah pergantian pemain aneh dengan tujuan mengamankan keunggulan. Hasilnya fatal, Inter kehilangan kontrol dan justru kebobolan pada menit ke-86 akibat gol Gianluca Mancini.
Penjelasan Conte
Salah satu keputusan Conte yang paling banyak mendapat kritik adalah menarik keluar Arturo Vidal dan Hakimi untuk digantikan Roberto Gagliardini dan Aleksandar Kolarov pada menit ke-82. Conte pun menjelaskan keputusan ini.
“Vidal cedera dan Gagliardini menggantikannya, Lautaro memberi begitu banyak dalam 75 menit, saya ingin dia membantu tim di fase pertahanan, Hakimi berlari begitu banyak, dia terlalu sering kehilangan penguasaan bola, kami telah memainkan tiga pertandingan di seminggu, para pemain itu selalu bermain dan kami memiliki pergantian pemain yang bisa kami gunakan," jelas Conte seperti dikutip Football Italia.
“Vidal bermain sangat bagus, dia memiliki mengawali laga dengan lambat, tetapi dia meningkatkan intensitas sepanjang pertandingan," imbuhnya.
“Kami memiliki tim penting yang dapat mengincar sesuatu yang penting, saya tidak melihat alasan mengapa saya tidak dapat menggunakan pemain lain juga.” tukasnya.
Lengah di Menit-Menit Akhir
Lebih lanjut, Conte menilai bahwa anak asuhnya terlalu gugup ketika laga memasuki menit-menit akhir sehingga timbul kecemasan tak bisa meraih kemenangan.
Hal inilah yang membuat Inter memilih bermain total bertahan yang justru menjadi bumerang bagi mereka sendiri.
“Kami sering kebobolan karena kami menekan terlalu tinggi dan kami meninggalkan terlalu banyak ruang di belakang kami. Kami sudah seringkali terlalu gampang membiarkan lawan melakukan serangan balik pada musim ini," tutur Conte.
“Di satu sisi, taktik ini bisa membantu Anda untuk mencetak gol, di sisi lain Anda bisa menjadi lebih rentan jika Anda melakukan kesalahan," lanjutnya.
“Jangan lupa kami harus punya kekuatan dan energi untuk melakukan hal-hal tertentu, saya selalu menggunakan starting eleven yang sama di beberapa pertandingan terakhir, kehilangan energi di menit-menit akhir adalah hal yang normal.” tandasnya.
Sumber: Football Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 21:08Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
-
italia 10 Juli 2026 14:06AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
-
italia 5 Juli 2026 00:18Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
SOROT
-
Liputan6 11 Juli 2026 22:4426 Negara Hadiri KAA 2026, Ada Agenda Khusus untuk Palestina
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:5510 Orang Lapor, USU Panggil Terduga Pelaku Pelecehan
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:20Heboh Pelecehan Mahasiswa USU, 58 Orang Mengaku jadi Korban
-
Liputan6 11 Juli 2026 20:53Anak Krakatau Ternyata Sudah 'Bangun' Sejak Juni, Kini Statusnya Siaga
-
Liputan6 11 Juli 2026 20:11Demi Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ribka Tekankan Pemda Perkuat TP PKK
-
Liputan6 11 Juli 2026 20:05Terungkap Dugaan Asal Usul Valas Miliaran Bupati Sukoharjo
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























