
Nexify - Legenda Juventus Gianluigi Buffon berpesan kepada para Juventini agar tetap menghormati Antonio Conte meski sang pelatih kini membelot ke Inter Milan.
Nama Conte memang tak pernah bisa dilepaskan dari Juventus. Ia pernah bermain bersama Bianconeri selama sekitar 13 tahun.
Setelah menjadi pelatih, Conte juga sempat balik ke Juventus. Ia menangani klub itu selama tiga tahun namun berhasil membawa Si Nyonya Tua mendominasi pentas Serie A.
Namun saat ini Conte begitu dibenci oleh fans Juventus Hal tersebut tak lepas dari keputusannya untuk menangani Inter Milan pada musim 2019-20 ini.
Pahami Keputusan Conte

Buffon sendiri tak merasa kecewa atau marah ketika mendengar Conte memutuskan menerima tawaran Inter. Ia menegaskan pria berusia 50 tahun itu adalah sosok yang profesional dan ia bisa memahami keputusannya berlabuh ke Giuseppe Meazza.
“Saya suka Conte. Ia adalah rekan setim saya yang pertama, kapten saya, pelatih saya di Juve dan Nazionale. Saya kenal pria ni dan [sikapnya yang]profesional, jadi saya tidak akan pernah menyalahkannya atas apa pun," serunya seperti dilansir Football Italia.
"Ia memiliki profesionalisme dan keadilan yang luar biasa ketika berhadapan dengan sebuah tim, dan mampu benar-benar mengajar sepak bola," sambung Buffon.
Hormati Conte

Buffon mengaku bisa memahami mengapa alasan mengapa suporter Juventus marah pada Antonio Conte. Namun ia berharap para suporter tetap memberikan rasa hormat kepada eks pelatih Timnas Italia tersebut.
Pasalnya Conte sudah memberikan segalanya bagi Juventus. Ia juga telah membantu klub itu meraih kesuksesan.
“Conte benar-benar tidak tidur di malam hari jika timnya tidak bermain seperti yang ia inginkan. Saya memahami penggemar Bianconeri yang kesal, tetapi mereka harus mulai dari gagasan bahwa seseorang seperti Antonio harus dihormati, karena ia memberikan semua dirinya untuk Juve dan mencapai hasil yang luar biasa," serunya.
"Pilihannya dapat diperdebatkan. Tetapi apa yang ia berikan dan terima dari Juve sangat istimewa," tegas Buffon.
Antonio Conte sudah membawa Inter Milan bersua dengan Juventus pada musim ini di pentas Serie A. Namun saat itu Conte gagal menghindarkan Inter kalah 1-2 dari Bianconeri di Giuseppe Meazza.
(Football Italia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
-
Liga Italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
Liga Italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















