
Nexify - AC Milan tak pernah menang dalam empat lawatan terakhirnya ke markas Lazio di pentas liga. Hasilnya adalah dua kali imbang dan dua kali kalah.
Dengan head-to-head buruk itu, Milan akan menghadapi Le Aquile alias Sang Elang pada giornata 20 Serie A 2014/15, Minggu (25/1). Melihat form terkini masing-masing tim, ada kemungkinan Milan, yang tak pernah menang dalam lima laga tandang terakhirnya (S4 K1), bakal kembali menerima teror di Olimpico dan gagal membawa pulang poin maksimal.
Lazio besutan Stefano Pioli saat ini menempati peringkat lima klasemen sementara dengan perolehan 31 poin, sedangkan pasukan Filippo Inzaghi beberapa tingkat di bawahnya dengan 26 angka. Di laga terakhirnya, Lazio dan Milan sama-sama menelan kekalahan kandang.
Pada giornata 19, Lazio ditaklukkan Napoli 0-1 dan Milan dipermalukan Atalanta juga dengan skor 0-1. Dalam lima laga terakhirnya di semua ajang, Lazio meraih dua kemenangan, dua hasil imbang dan sekali kalah. Sementara itu, Milan dua kali menang serta sekali imbang dan menelan dua kekalahan.
Laga ini sendiri merupakan 'pemanasan' sebelum kedua tim saling bertarung di perempat final Coppa Italia yang digelar 27 Januari mendatang.
Menjamu Milan, Lazio bakal kembali mengandalkan Antonio Candreva sebagai salah satu motor utama permainan mereka untuk coba membalas kekalahan 1-3 pada pertemuan sebelumnya di San Siro. Sejauh ini, Candreva sudah mengukir tujuh buah assist dan merupakan top assist sementara Serie A. Dialah pemain yang wajib diwaspadai oleh barisan belakangan Milan.
Rossoneri sendiri kemungkinan akan berharap banyak kepada trisula Alessio Cerci, Jeremy Menez dan Giacomo Bonaventura di barisan depan dalam skema 4-3-3. Di lini tengah, Inzaghi bakal memercayai kapten Riccardo Montolivo untuk mengatur ritme permainan.
Terakhir kali Milan mengalahkan Lazio di Olimpico adalah 8 November 2009 silam. Waktu itu, Milan besutan Leonardo menang 2-1 atas Lazio racikan Davide Ballardini berkat gol-gol Alexandre Pato dan Thiago Silva.
Setelah itu, Milan belum pernah bisa lagi menaklukkan Le Aquile di Olimpico dalam empat kesempatan. Bisakah Rossoneri memutus streak negatif itu pada percobaan kelima? (bola/gia)
Dengan head-to-head buruk itu, Milan akan menghadapi Le Aquile alias Sang Elang pada giornata 20 Serie A 2014/15, Minggu (25/1). Melihat form terkini masing-masing tim, ada kemungkinan Milan, yang tak pernah menang dalam lima laga tandang terakhirnya (S4 K1), bakal kembali menerima teror di Olimpico dan gagal membawa pulang poin maksimal.
Lazio besutan Stefano Pioli saat ini menempati peringkat lima klasemen sementara dengan perolehan 31 poin, sedangkan pasukan Filippo Inzaghi beberapa tingkat di bawahnya dengan 26 angka. Di laga terakhirnya, Lazio dan Milan sama-sama menelan kekalahan kandang.
Pada giornata 19, Lazio ditaklukkan Napoli 0-1 dan Milan dipermalukan Atalanta juga dengan skor 0-1. Dalam lima laga terakhirnya di semua ajang, Lazio meraih dua kemenangan, dua hasil imbang dan sekali kalah. Sementara itu, Milan dua kali menang serta sekali imbang dan menelan dua kekalahan.
Laga ini sendiri merupakan 'pemanasan' sebelum kedua tim saling bertarung di perempat final Coppa Italia yang digelar 27 Januari mendatang.
Menjamu Milan, Lazio bakal kembali mengandalkan Antonio Candreva sebagai salah satu motor utama permainan mereka untuk coba membalas kekalahan 1-3 pada pertemuan sebelumnya di San Siro. Sejauh ini, Candreva sudah mengukir tujuh buah assist dan merupakan top assist sementara Serie A. Dialah pemain yang wajib diwaspadai oleh barisan belakangan Milan.
Rossoneri sendiri kemungkinan akan berharap banyak kepada trisula Alessio Cerci, Jeremy Menez dan Giacomo Bonaventura di barisan depan dalam skema 4-3-3. Di lini tengah, Inzaghi bakal memercayai kapten Riccardo Montolivo untuk mengatur ritme permainan.
Terakhir kali Milan mengalahkan Lazio di Olimpico adalah 8 November 2009 silam. Waktu itu, Milan besutan Leonardo menang 2-1 atas Lazio racikan Davide Ballardini berkat gol-gol Alexandre Pato dan Thiago Silva.
Setelah itu, Milan belum pernah bisa lagi menaklukkan Le Aquile di Olimpico dalam empat kesempatan. Bisakah Rossoneri memutus streak negatif itu pada percobaan kelima? (bola/gia)
Perkiraan Susunan Pemain

Lazio (4-3-3): Marchetti; Basta, Cana, Radu, Cavanda; Parolo, Ledesma, Mauri; Candreva, Djordjevic, Keita.
Milan (4-3-3): Lopez; Abate, Mexes, Alex, Armero; Poli, Montolivo, Muntari; Cerci, Menez, Bonaventura.
Data dan Fakta

- Milan gagal menang dalam lima laga tandang terakhirnya di Serie A (S4 K1).
- Milan tak pernah menang dalam empat laga terakhirnya di Serie A (S2 K2).
- Sepanjang sejarah, Milan dan Lazio sudah bermain imbang 56 kali di Serie A.
- Di Serie A, Milan paling sering imbang melawan Lazio dibandingkan melawan tim-tim lainnya.
- Dalam 15 laga terakhir melawan Lazio, Milan hanya dua kali gagal mencetak gol.
- Lazio tak terkalahkan dalam empat laga kandang terakhirnya melawan Milan (M2 S2).
Head to Head

- 31-08-2014 Milan 3-1 Lazio (Serie A)
- 24-03-2014 Lazio 1-1 Milan (Serie A)
- 31-10-2013 Milan 1-1 Lazio (Serie A)
- 03-03-2013 Milan 3-0 Lazio (Serie A)
- 21-10-2012 Lazio 3-2 Milan (Serie A)
- 02-02-2012 Lazio 2-0 Milan (Serie A).
Lima Laga Terakhir

- 22-12-2014 Inter 2-2 Lazio (Serie A)
- 06-01-2015 Lazio 3-0 Sampdoria (Serie A)
- 11-01-2015 Roma 2-2 Lazio (Serie A)
- 15-01-2015 Torino 1-3 Lazio (Coppa Italia)
- 18-01-2015 Lazio 0-1 Napoli (Serie A).
Milan (M-K-S-M-K)
- 30-12-2014 Milan 4-2 Madrid (friendly)
- 06-01-2015 Milan 1-2 Sassuolo (Serie A)
- 11-01-2015 Torino 1-1 Milan (Serie A)
- 14-01-2015 Milan 2-1 Sassuolo (Coppa Italia)
- 18-01-2015 Milan 0-1 Atalanta (Serie A).
Komparasi Skuat

- Rata-rata umur skuat: 26,1
- Termuda: 18 (Guido Guerrieri)
- Tertua: 36 (Miroslav Klose)
- Pemain di bawah 21 tahun: 9
- Pemain asing: 26
- Pemain non-Eropa: 18.
Top scorer Lazio di Serie A 2014/15:
- 7 - Filip Djordjevic
- 7 - Stefano Mauri
- 5 - Felipe Anderson.
Top assist Lazio Palermo di Serie A 2014/15:
- 7 - Antonio Candreva
- 5 - Felipe Anderson
- 4 - Senad Lulic.
MILAN
- Rata-rata umur skuat: 27,2
- Termuda: 16 (Hachim Mastour)
- Tertua: 37 (Christian Abbiati)
- Pemain di bawah 21 tahun: 4
- Pemain asing: 13
- Pemain non-Eropa: 6.
Top scorer Milan di Serie A 2014/15:
- 9 - Jeremy Menez
- 6 - Keisuke Honda
- 3 - Giacomo Bonaventura.
Top assist Milan Palermo di Serie A 2014/15:
- 4 - Ignazio Abate
- 3 - Keisuke Honda
- 3 - Stephan El Shaarawy.
Prediksi

Kehilangan Lazio akan sosok Anderson terlihat ketika mereka dikalahkan Napoli di Olimpico pada giornata sebelumnya.
Milan sendiri masih tak bisa diperkuat Keisuke Honda yang sedang membela Jepang di Piala Asia. Namun, kekuatan Milan masih cukup menakutkan dengan keberadaan Jeremy Menez di lini depan.
Meski begitu, lini belakang Milan lah yang lebih mengkhawatirkan. Dalam empat laga terakhir, Milan tak pernah menang dan kebobolan hingga lima gol.
Menghadapi Lazio yang memiliki barisan gelandang produktif dan striker Filip Djordjevic (7 gol sejauh ini), Milan wajib siaga sepanjang laga. Jika tak sanggup meredam inti kekuatan Sang Elang, bisa-bisa mereka kembali pulang dengan hasil mengecewakan.
Prediksi skor akhir: Lazio 3-2 AC Milan.
Klik Juga:
- Genoa Bahaya di Udara
- Birsa Paling Akrab Dengan Pergantian
- Kontradiksi De Sanctis - Mirante
- Eksperimen 30 Pemain Roberto Donadoni
- Gol Per Menit Terbaik Milik Zapata
- Akuratnya Operan Yanga-Mbiwa
- Bek-bek Fiorentina Tertajam
- Buffon, Kiper Paling 'Santai'
- Kilas Balik Kehebatan Trezeguet di Juventus
- Mancini, Pakarnya Coppa Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 7 Agustus 2026 16:22AC Milan Rilis Jersey Ketiga, Debut di SUGBK
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 19:57Sinyal Positif Rafael Leao Bertahan di AC Milan
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 16:57Luka Modric yang Masih Haus Prestasi
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 14:19Marcus Rashford Bisa Berjumpa Lagi dengan Ruben Amorim, Begini Ceritanya
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 13:00Luka Modric Berharap Rafael Leao Bertahan di AC Milan
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
BERITA LAINNYA
-
italia 7 Agustus 2026 16:22AC Milan Rilis Jersey Ketiga, Debut di SUGBK
-
italia 6 Agustus 2026 19:57Sinyal Positif Rafael Leao Bertahan di AC Milan
-
italia 6 Agustus 2026 16:57Luka Modric yang Masih Haus Prestasi
-
italia 6 Agustus 2026 13:00Luka Modric Berharap Rafael Leao Bertahan di AC Milan
-
italia 6 Agustus 2026 10:00Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























