
Nexify - Roberto Mancini pernah membawa Inter Milan mendominasi dan merajai Italia pada periode 2004-2008 silam. Usai Inter berantakan bersama Walter Mazzarri, Mancini pun diangkat lagi per 14 November 2014. Harapannya, Mancini bisa mengembalikan reputasi La Beneamata. Namun sejauh ini, hasilnya belum sesuai dengan ekspektasi di awal.
Dalam sepuluh pertandingan di Serie A sejak kembali ditangani Mancini, Inter sudah menelan empat kekalahan serta empat kali imbang dan baru menang dua. Dibandingkan dengan dua tahun terakhir pada periode pertamanya di Giuseppe Meazza, sepak terjang Inter ini terlihat begitu mencemaskan.
Waktu itu (2006-2008), Inter racikan Mancini hanya empat kali kalah dalam 78 laga di Serie A. Kini, cuma dalam sepuluh laga, jumlah kekalahannya sudah sama.
Pasukan Mancini bahkan baru saja menelan dua kekalahan beruntun melawan tim yang notabene kelasnya berada di bawah mereka. Setelah takluk 0-1 menjamu Torino, La Beneamata dipermalukan tuan rumah Sassuolo 1-3.
Deretan hasil negatif itu membuat Inter terdampar di papan tengah klasemen sementara. Saat ini, Inter memiliki 26 angka atau terpaut 13 dari Napoli di batas tiga besar.
Mancini punya 17 laga sisa di Serie A untuk membuktikan bahwa dia adalah pilihan yang tepat. Berikutnya, Kamis (05/2), Inter akan bertandang ke markas Napoli guna melakoni duel perempat final Coppa Italia sebelum kemudian menjamu Palermo dalam lanjutan kompetisi Serie A, Senin (09/2). Mancini sebaiknya membawa Inter meraih hasil positif di dua laga tersebut kalau tak mau ekspektasi manis publik Giuseppe Meazza terhadapnya semakin memudar. [initial]
(opta/gia)
Dalam sepuluh pertandingan di Serie A sejak kembali ditangani Mancini, Inter sudah menelan empat kekalahan serta empat kali imbang dan baru menang dua. Dibandingkan dengan dua tahun terakhir pada periode pertamanya di Giuseppe Meazza, sepak terjang Inter ini terlihat begitu mencemaskan.
Waktu itu (2006-2008), Inter racikan Mancini hanya empat kali kalah dalam 78 laga di Serie A. Kini, cuma dalam sepuluh laga, jumlah kekalahannya sudah sama.
4 - Roberto Mancini has already lost 4 in 10 games in this Serie A campaign, as many as he had lost in 78 games between 2006 and 2008. Lost.
— OptaPaolo (@OptaPaolo)
10 Laga Inter Milan di Serie A sejak kembali ditangani Roberto Mancini:
24-11-2014 Milan 1-1 Inter
01-12-2014 Roma 4-2 Inter
08-12-2014 Inter 1-2 Udinese
16-12-2014 Chievo 0-2 Inter
22-12-2014 Inter 2-2 Lazio
07-01-2015 Juventus 1-1 Inter
11-01-2015 Inter 3-1 Genoa
18-01-2015 Empoli 0-0 Inter
25-01-2015 Inter 0-1 Torino
01-02-2015 Sassuolo 3-1 Inter.
Pasukan Mancini bahkan baru saja menelan dua kekalahan beruntun melawan tim yang notabene kelasnya berada di bawah mereka. Setelah takluk 0-1 menjamu Torino, La Beneamata dipermalukan tuan rumah Sassuolo 1-3.
Deretan hasil negatif itu membuat Inter terdampar di papan tengah klasemen sementara. Saat ini, Inter memiliki 26 angka atau terpaut 13 dari Napoli di batas tiga besar.
Mancini punya 17 laga sisa di Serie A untuk membuktikan bahwa dia adalah pilihan yang tepat. Berikutnya, Kamis (05/2), Inter akan bertandang ke markas Napoli guna melakoni duel perempat final Coppa Italia sebelum kemudian menjamu Palermo dalam lanjutan kompetisi Serie A, Senin (09/2). Mancini sebaiknya membawa Inter meraih hasil positif di dua laga tersebut kalau tak mau ekspektasi manis publik Giuseppe Meazza terhadapnya semakin memudar. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
-
Liga Italia 10 Juli 2026 14:06AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 02:52Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 01:59Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 00:48Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
-
Liga Spanyol 12 Juli 2026 00:07Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 23:27Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
-
italia 10 Juli 2026 14:06AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
-
italia 5 Juli 2026 00:18Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
SOROT
-
Liputan6 12 Juli 2026 01:15Bahlil ke Kader Golkar: Jangan Jadi ABS, Berani Koreksi Pemerintah
-
Liputan6 12 Juli 2026 00:28Bahlil Jagokan Wihaji Pimpin MKGR: Saya Kenal Sejak Sama-Sama Susah
-
Liputan6 11 Juli 2026 22:4426 Negara Hadiri KAA 2026, Ada Agenda Khusus untuk Palestina
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:5510 Orang Lapor, USU Panggil Terduga Pelaku Pelecehan
-
Liputan6 11 Juli 2026 21:20Heboh Pelecehan Mahasiswa USU, 58 Orang Mengaku jadi Korban
-
Liputan6 11 Juli 2026 20:53Anak Krakatau Ternyata Sudah 'Bangun' Sejak Juni, Kini Statusnya Siaga
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























