
Nexify - Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini menyambut bahagia kemenangan penting AS Roma atas Lazio pada Derby della Capitale, Minggu (17/5/2026). Hasil 2-0 di laga panas tersebut membuat peluang Roma lolos ke Liga Champions kini sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri.
Tambahan tiga poin itu mengangkat Roma ke peringkat keempat klasemen Serie A, sejajar dengan AC Milan. Situasi tersebut juga diperkuat oleh kekalahan mengejutkan Juventus di kandang sendiri, yang membuka jalan bagi Roma untuk menembus empat besar.
Dengan musim yang hanya menyisakan satu pertandingan, Roma kini berada di posisi menentukan. Mereka akan bertandang ke markas Verona yang sudah dipastikan terdegradasi pada laga penutup pekan depan.
Nasib Berada di Tangan Sendiri

Derby berlangsung dalam tensi tinggi dan diwarnai dua kartu merah pada babak kedua untuk Nicolo Rovella dan Wesley. Di tengah laga keras itu, Gianluca Mancini tampil sebagai pembeda lewat dua gol sundulan dari situasi bola mati.
Gasperini meminta timnya tetap tenang dan tidak larut dalam euforia kemenangan. Ia menegaskan bahwa satu langkah terakhir masih harus diselesaikan untuk mengamankan target musim ini.
"Kami masih memiliki 90 menit lagi untuk dimainkan, ini adalah liga yang luar biasa musim ini dengan begitu banyak tim dalam beberapa poin," ujar Gian Piero Gasperini kepada DAZN Italia.
"Kami senang, semuanya tergantung pada kami sekarang minggu depan dan tidak lagi pada lawan kami. Sekarang kami harus berkonsentrasi pada target ini yang kami inginkan dengan segala cara," tegasnya.
Pujian untuk Mancini

Mancini kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pemimpin penting di dalam skuad Roma. Dua golnya ke gawang Lazio menegaskan kontribusinya, tidak hanya sebagai bek, tetapi juga ancaman dalam situasi bola mati.
Gasperini menilai Roma semakin matang secara mental setelah melalui periode sulit di tengah musim. Ia juga menyoroti kontribusi kolektif tim yang mampu mencetak gol dari berbagai lini.
"Kami berharap tim lain mungkin terpeleset, hari ini adalah Juve, tetapi kami melakukannya dengan baik untuk berkonsentrasi pada permainan kami sendiri melawan tim Lazio yang berkualitas," lanjut mantan pelatih Atalanta tersebut.
"Itu adalah babak pertama yang tangguh, kami memecah kebuntuan dari situasi bola mati, dan kemudian bermain lebih baik setelah jeda. Saya mengucapkan selamat kepada para pemain ini, tetapi sekarang kita tidak boleh membiarkan diri kita hanyut dalam antusiasme, karena ada satu langkah lagi yang harus diambil dalam pengejaran yang luar biasa ini," tambahnya.
Sinyal Positif Masa Depan Paulo Dybala

Di luar hasil pertandingan, Gasperini juga menyinggung masa depan Paulo Dybala yang kontraknya akan habis pada 30 Juni. Situasi ini menjadi salah satu agenda penting yang harus segera diselesaikan klub.
Meski berada di ambang akhir kontrak, Dybala tetap tampil menentukan dalam laga derbi tersebut. Kehadiran pemilik klub di stadion turut memberi sinyal positif bagi kelanjutan negosiasi.
"Itu urusan minggu depan. Pemilik ada di sini, untungnya, dan semuanya bisa menjadi lebih mudah jika Anda mendapatkan respons segera," ungkap Gasperini dengan optimis.
"Baik pemain maupun klub ingin terus bersama. Saya akan sangat senang, untuknya dan banyak pemain yang kontraknya habis, yang menunjukkan profesionalisme dan cinta untuk klub," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
Liga Italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
Liga Italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 05:40Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 04:30Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:24TNI Jelaskan Peran Pengerahan Prajurit Saat Demo di Bundaran HI
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























