
Nexify - Como memastikan tiket Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub setelah menang 4-1 atas Cremonese pada pekan terakhir Serie A. Hasil itu sekaligus mengirim Cremonese turun ke Serie B musim depan.
Tim asuhan Cesc Fabregas datang ke laga dengan tekanan besar karena wajib menang sambil menunggu hasil tim lain. Situasi akhirnya berpihak kepada Como setelah AC Milan kalah 1-2 dari Cagliari.
Kemenangan di kandang Cremonese membuat Como finis di posisi empat klasemen akhir Serie A. Mereka sukses menyalip Milan dan mengamankan tempat terakhir di Liga Champions.
Sementara itu, laga terakhir musim ini juga menghadirkan drama lain dalam persaingan papan atas. Juventus dipastikan gagal lolos ke Liga Champions meski pertandingan derby melawan Torino sempat ditunda.
Como Langsung Menguasai Pertandingan

Cremonese menjalani laga penting ini dalam kondisi sulit. Beberapa pemain absen karena cedera dan gangguan sakit, termasuk Warren Bondo, Martin Payero, serta Faris Moumbagna.
Masalah tuan rumah bertambah setelah Youssouf Maleh mengalami cedera otot pada menit-menit awal pertandingan. Marco Giampaolo terpaksa melakukan pergantian cepat.
Di sisi lain, Como tampil lebih efektif sejak awal laga. Assane Diao lebih dulu mengancam sebelum Jesus Rodriguez memanfaatkan bola liar hasil sapuan buruk Giuseppe Pezzella untuk membuka keunggulan.
Keunggulan itu membuat Como bermain lebih percaya diri. Cremonese kesulitan keluar dari tekanan sepanjang babak pertama.
Babak Kedua yang Dramatis
Como menggandakan keunggulan tidak lama setelah jeda. Kali ini Jesus Rodriguez memberi assist kepada Tasos Douvikas yang menuntaskan peluang di tiang jauh.
Namun, Cremonese sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti Federico Bonazzoli. Hadiah penalti diberikan setelah Jacobo Ramon menjatuhkan Jamie Vardy di kotak terlarang.
Ketegangan meningkat ketika VAR memanggil wasit untuk meninjau pelanggaran Matteo Bianchetti terhadap Douvikas. Wasit akhirnya memberikan penalti kepada Como dalam keputusan yang memicu protes keras dari kubu tuan rumah.
Situasi memanas di pinggir lapangan. Milan Djuric, David Okereke, dan Alberto Grassi mendapat kartu merah karena protes, sebelum Lucas Da Cunha mencetak gol ketiga dari titik putih.
CHAMPIONS LEAGUEEEE 💙🏆 pic.twitter.com/5IuwuSkoup
— Como1907 (@Como_1907)
Da Cunha Pastikan Kemenangan Como
Setelah unggul dua gol, Como semakin nyaman mengendalikan pertandingan. Cremonese yang bermain dengan tekanan besar mulai kehilangan organisasi permainan.
Lucas Da Cunha kemudian menambah gol keempat lewat tendangan keras mendatar ke tiang dekat. Kiper Cremonese sempat mengantisipasi arah bola ke sisi jauh, tetapi gagal menjangkau tembakan tersebut.
Como sebenarnya sempat mencetak gol lagi melalui Sergi Roberto. Namun, gol itu dianulir karena Alvaro Morata sudah berada dalam posisi offside saat memberi assist.
Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan selesai. Hasil itu menjadi kemenangan paling penting Como sepanjang musim ini.
Nestapa Milan dan Juventus
Beberapa saat setelah laga berakhir, kabar kekalahan Milan di San Siro memastikan posisi Como di empat besar. Rekor head-to-head membuat hasil Juventus sudah tidak lagi berpengaruh.
Sebelumnya, Como memang membutuhkan bantuan hasil dari pertandingan lain. Mereka wajib menang sambil berharap salah satu dari Milan atau Roma kehilangan poin.
Roma akhirnya berhasil menang atas Hellas Verona dan mengunci posisi tiga besar. Namun, kekalahan Milan membuat Como sukses merebut slot Liga Champions terakhir.
Sementara itu, Juventus harus puas tampil di Liga Europa musim depan setelah bermain imbang 2-2 melawan Torino. Derby melawan Torino bahkan sempat ditunda satu jam karena alasan keamanan setelah bentrokan suporter menyebabkan seorang pendukung dibawa ke rumah sakit.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
Liga Italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
Liga Italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 05:40Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 04:30Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:24TNI Jelaskan Peran Pengerahan Prajurit Saat Demo di Bundaran HI
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























