Setelah Musim Pertama yang Ambyar, Juventus Bakal 'Copy Paste' Posisi Koopmeiners Seperti di Atalanta?

Nexify - Juventus sedang berusaha menghidupkan kembali performa Teun Koopmeiners setelah musim debutnya yang kurang memuaskan. Solusinya? Memainkannya di posisi yang lebih dalam, mirip dengan perannya di Atalanta.
Pemain berpaspor Belanda itu dibeli dengan harga mahal, €58,4 juta plus bonus, musim lalu. Namun, ia gagal menunjukkan kualitas yang membuatnya begitu dihargai di Bergamo.
Baik Thiago Motta maupun Igor Tudor sebelumnya menempatkannya sebagai trequartista, namun hasilnya tidak optimal. Kini, Tudor mencoba pendekatan baru untuk mengembalikan kepercayaan diri Koopmeiners.
Perubahan taktik ini juga memengaruhi strategi transfer Juventus. Alih-alih mencari gelandang baru, mereka kini fokus merekrut penyerang, meski Douglas Luiz dan Weston McKennie dijual.
Posisi Baru Koopmeiners: Kembali ke Akar
Menurut La Gazzetta dello Sport, Tudor bereksperimen dengan menurunkan Koopmeiners ke lini tengah yang lebih dalam. Di posisi ini, ia diharapkan bisa mengontrol permainan dan membagi umpan dengan lebih efektif.
Sebelumnya, Koopmeiners kesulitan sebagai trequartista baik dalam formasi 3-4-2-1 maupun 4-2-3-1. Ia tidak nyaman berada di belakang striker dan kehilangan pengaruhnya dalam membangun serangan.
Dalam laga uji coba terakhir melawan Reggiana, Fabio Miretti yang mengisi posisi trequartista. Sementara itu, Koopmeiners ditempatkan di sebelah Manuel Locatelli sebagai deep-lying playmaker.
Dampak pada Strategi Transfer Juventus
Perubahan peran Koopmeiners ini ternyata berdampak pada rencana transfer Juventus. Mereka kini lebih memprioritaskan pencarian penyerang baru ketimbang gelandang.
Meski Luiz dan McKennie berpeluang hengkang, Juventus tidak terburu-buru mencari pengganti. Mereka percaya Koopmeiners dan Locatelli bisa menjadi tulang punggung lini tengah.
Dengan pendekatan baru ini, Juventus berharap Koopmeiners bisa kembali ke performa terbaiknya. Jika berhasil, ia bisa menjadi senjata ampuh bagi Bianconeri di musim mendatang.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
-
Editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























