
Nexify - Saga transfer Adrien Rabiot tampaknya akan segera berakhir di San Siro. Gelandang asal Prancis itu kini berada di ambang pintu untuk bergabung dengan AC Milan.
Kepastian ini datang pada hari terakhir bursa transfer (deadline day). Transfer ini sekaligus akan menjadi ajang reuni antara Rabiot dengan mantan pelatihnya di Juventus, Max Allegri.
Namun, jalan menuju Milan tidaklah mulus. Sebelum kesepakatan tercapai, terjadi drama menegangkan di balik layar yang melibatkan Napoli dan Olympique Marseille.
Berikut adalah kisah lengkap 24 jam terakhir yang penuh intrik dari perburuan tanda tangan Adrien Rabiot.
Satu Kaki Menuju San Siro
Jalan bagi Adrien Rabiot untuk mengenakan seragam Rossoneri kini sepenuhnya terbuka. Kesepakatan antara kedua belah pihak diyakini akan segera rampung.
Menariknya, AC Milan berhasil mendapatkan Rabiot dengan harga yang jauh lebih bersahabat. Nilai transfernya diperkirakan lebih rendah dari permintaan awal yang mencapai 11-12 juta euro.
Posisi tawar Milan memang lebih kuat dalam negosiasi ini. Situasi tersebut didukung oleh fakta bahwa kontrak Rabiot akan segera berakhir pada akhir musim.
Efek Domino Kepergian Yunus Musah
Langkah AC Milan untuk merekrut Rabiot ternyata sudah diperhitungkan dengan matang. Transfer ini sejak awal selalu dikaitkan dengan kepergian pemain lain dari skuad mereka.
Pemain yang dimaksud adalah Yunus Musah. Kepindahan gelandang Timnas Amerika Serikat itu menjadi kunci pembuka jalan bagi kedatangan Rabiot.
Kini, kepindahan Musah ke Atalanta pada hari terakhir bursa transfer telah terjadi. Momen inilah yang menjadi lampu hijau bagi Milan untuk menuntaskan transfer Rabiot.
Drama Penolakan dari Napoli dan Marseille
Sebelum takdirnya berlabuh ke Milan, pihak Rabiot sempat mencoba peruntungan di tempat lain. Manuver alot terjadi dalam 24 jam terakhir yang penuh ketegangan.
Veronique, ibu sekaligus agen Rabiot, dilaporkan menghubungi Napoli. Ia mencoba menawarkan kliennya kepada tim asuhan Antonio Conte, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Tak hanya itu, mereka juga melakukan upaya terakhir untuk memperbaiki hubungan dengan Olympique Marseille. Sayangnya, klub raksasa Prancis itu menolak untuk rujuk setelah insiden perkelahian di ruang ganti di masa lalu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 14 Juli 2026 16:30Diincar MU, AS Roma Buka Peluang Jual Manu Kone
-
Liga Inggris 14 Juli 2026 16:00Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 14 Juli 2026 16:30Diincar MU, AS Roma Buka Peluang Jual Manu Kone
-
Liga Inggris 14 Juli 2026 16:00Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
BERITA LAINNYA
-
italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
-
italia 10 Juli 2026 14:06AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
-
italia 5 Juli 2026 00:18Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
SOROT
-
Liputan6 14 Juli 2026 18:10Kolom Pakar: Laporan Global Ini Bisa Perkuat Tata Kelola MBG
-
Liputan6 14 Juli 2026 17:41
Biaya Haji Diusulkan Naik jadi Rp 107 Juta, Ini Respons Prabowo
-
Liputan6 14 Juli 2026 17:36Reaksi Prabowo Dengar Wacana Biaya Haji Naik jadi Rp 107 Juta
-
Liputan6 14 Juli 2026 17:22Kronologi Mobil Dikemudikan Pelajar Ditabrak Kereta di Lampung
-
Liputan6 14 Juli 2026 17:14ART Kuras ATM Majikan Rp 450 Juta, Dibelikan Mobil hingga Perhiasan
-
Liputan6 14 Juli 2026 17:12Pelaku Ledakan di MAN 3 Padang Terinspirasi Peristiwa Bom SMA 72 Jakarta
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























