
Nexify - Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa pandemi virus Corona (COVID-19) masih belum menunjukkan tanda bakal mereda, sekalipun daerah di mana virus ini kali pertama muncul, Wuhan, sudah mulai terkendali.
Hal itu menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Informasi perihal COVID-19 mendapat perhatian. Banyak yang ingin mengetahui lebih banyak perihal virus satu ini, termasuk bagaimana gejala penyakit COVID-19.
Merasa sedikit tak enak di tenggorokan, bahkan bersin sekalipun dapat memicu kekhawatiran tentang gejala klinis virus Corona. Terutama bagi penderita alergi atau asma yang gejalanya hampir mirip.
Seperti dilansir dari Huffpost.com, Kamis (19/3/2020), kendati alergi musiman dan virus Corona covid-19 memiliki gejala tertentu yang mirip, seperti sesak napas dan batuk, ada beberapa tanda lain yang membedakan keduanya. Contohnya demam, gejala pembeda yang paling nyata, karena seseorang dengan alergi tidak akan mengalami demam sama sekali.
Banyak kasus COVID-19 yang terdokumentasi dikaitkan dengan suhu tubuh yang tinggi. Tidak ada yang pasti, namun sebagian besar kasus COVID-19 memiliki demam sebagai gejalanya.
Riwayat Alergi
Selain itu, gatal juga sama sekali tidak terkait dengan COVID-19 dan virus Corona dapat menyebar dari orang ke orang. Alergi tidak seperti itu. Ada juga durasi gejalanya.
Virus Corona dapat bertahan selama beberapa minggu. Sedangkan alergi dapat bertahan lebih lama dari itu, ada beberapa orang yang menderita alergi sepanjang tahun.
Satu di antara cara agar tetap sadar terhadap gejala yang dialami adalah mengingat riwayat di masa lalu dengan alergi.
Pahami Pola Alergi
Pertimbangkan pola alergi Anda. Para ahli percaya peradangan dan masalah pada saluran udara seseorang dapat meningkatkan risiko orang tersebut untuk terinfeksi.
Tindakan pencegahan yang layak dilakukan adalah agar mematuhi imbauan yang ada, seperti menjaga jarak sosial, mencuci tangan, dan rajin membersihkan permukaan barang-barang yang sering disentuh.
Tindakan-tindakan ini harus kerap dilakukan demi menghindari serangan virus Corona COVID-19. Merawat tubuh agar tidak terkena alergi adalah langkah yang sangat penting untuk mengurangi risiko infeksi virus Corona.
Intinya, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko infeksi diri sendiri dan orang lain, salah satunya adalah merawat kondisi kesehatan yang ada saat ini dan pastikan untuk mendapatkan vaksin, seperti vaksin flu.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Aning Jati/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 21 Maret 2020
Video: Hip Hop Yoga Pelarian Sehat Masyarakat Jakarta
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 14:00Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 13:00Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
BERITA LAINNYA
-
lain lain 10 Juli 2026 09:21Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
-
lain lain 9 Juli 2026 08:59YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
-
lain lain 2 Juli 2026 15:24Anti Ribet! Shopee Luncurkan Layanan Belanja Instan 1 Jam Tiba
SOROT
-
Liputan6 11 Juli 2026 13:31Bendungan Meninting Diresmikan, Akhiri Konflik Petani di NTB
-
Liputan6 11 Juli 2026 13:05Gus Ipul: Sekolah Rakyat Bangkitkan Kepercayaan Diri Anak-Anak
-
Liputan6 11 Juli 2026 12:56Kekayaan Bupati Sukoharjo Tersangka Pemerasan Anak Buah
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























