
Nexify - Kapten Benfica Luisao, mendapat sanksi larangan bermain dua bulan karena menyerang wasit pada pertandingan pra musim di Jerman bulan lalu. Hal tersebut disampaikan oleh Federasi Sepakbola Portugal (FPF).
Akibat kelakuannya di laga menghadapi Fortuna Duesseldorf tersebut, Luisao yang memiliki nama lengkap Anderson Luis da Silva, juga didenda sebesar 2.550 euro.
Sanksi itu berlaku di kompetisi domestik, namun FPF mengonfirmasi bahwa FIFA akan diberi tahu perihal hukuman ini. Seperti yang diberitakan media-media Portugal, FIFA akan disarankan untuk membuat sanksi tersebut berlaku global.
Pada 11 Agustus, Luisao mendorong wasit Christian Fischer, pada pertandingan di Jerman, setelah pemain Benfica, Javi Garcia, dinyatakan melakukan pelanggaran. Fischer kemudian terjatuh di lapangan dan pada satu titik terlihat kehilangan kesadaran, sebelum bangkit dan menghentikan permainan.
Ofisial kemudian membuat keluhan formal terhadap pemain 31 tahun itu. "Saya terkejut. Saya tidak bertindak dalam sikap yang agresif," kata Luisao kepada media Portugal.
"Sang wasit akan mengusir keluar Javi Garcia. Sebagai kapten, saya mendatanginya. Saya tidak tahu apakah saya mungkin sedikit mendorong dia, namun saya pikir ia berlebihan." tambahnya.
Luisao, yang telah membela Benfica sejak 2003, mendapat dukungan dari pelatih Jorge Jesus dan rekan-rekan setimnya. Benfica dapat mengajukan banding terhadap sanksi-sanksi yang dijatuhkan oleh FPF. (afp/end)
Akibat kelakuannya di laga menghadapi Fortuna Duesseldorf tersebut, Luisao yang memiliki nama lengkap Anderson Luis da Silva, juga didenda sebesar 2.550 euro.
Sanksi itu berlaku di kompetisi domestik, namun FPF mengonfirmasi bahwa FIFA akan diberi tahu perihal hukuman ini. Seperti yang diberitakan media-media Portugal, FIFA akan disarankan untuk membuat sanksi tersebut berlaku global.
Pada 11 Agustus, Luisao mendorong wasit Christian Fischer, pada pertandingan di Jerman, setelah pemain Benfica, Javi Garcia, dinyatakan melakukan pelanggaran. Fischer kemudian terjatuh di lapangan dan pada satu titik terlihat kehilangan kesadaran, sebelum bangkit dan menghentikan permainan.
Ofisial kemudian membuat keluhan formal terhadap pemain 31 tahun itu. "Saya terkejut. Saya tidak bertindak dalam sikap yang agresif," kata Luisao kepada media Portugal.
"Sang wasit akan mengusir keluar Javi Garcia. Sebagai kapten, saya mendatanginya. Saya tidak tahu apakah saya mungkin sedikit mendorong dia, namun saya pikir ia berlebihan." tambahnya.
Luisao, yang telah membela Benfica sejak 2003, mendapat dukungan dari pelatih Jorge Jesus dan rekan-rekan setimnya. Benfica dapat mengajukan banding terhadap sanksi-sanksi yang dijatuhkan oleh FPF. (afp/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 20:39Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol 7 Juli 2026
-
Piala Dunia 4 Juli 2026 03:20Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 12:00Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
BERITA LAINNYA
-
liga eropa lain 14 Mei 2026 05:21Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
-
liga eropa lain 12 Mei 2026 19:37Prediksi Lens vs PSG 14 Mei 2025
SOROT
-
Liputan6 5 Juli 2026 13:31Empat Hari Penuh Duka bagi Polri
-
Liputan6 5 Juli 2026 12:00Di Balik Dugaan Teror Molotov Rumah Advokat
-
Liputan6 5 Juli 2026 11:00Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi
-
Liputan6 5 Juli 2026 10:30HUT Kostrad Diramaikan dengan Ajang Lari dan Pameran Alutsista
-
Liputan6 5 Juli 2026 10:15Sulardi Curiga Rumahnya Sudah Diintai Sebelum Dilempar Molotov
-
Liputan6 5 Juli 2026 08:55Teror Diduga Bom Molotov Sasar Rumah Advokat
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























