
Nexify - Seorang hakim garis di Belanda meninggal dunia usai pertandingan karena dianiaya oleh para pesepak bola muda.
Richard Nieuwenhuizen terjatuh dan dilarikan ke rumah sakit setelah ia mendapatkan pukulan serta tendangan dari sejumlah pemain Nieuw Sloten asal Amsterdam. Kematian tersebut diumumkan oleh presiden Buitenboys tempat di mana anak Nieuwenhuizen bermain.
"Anda tidak akan percaya hal ini terjadi. Anda datang untuk menonton anak-anak berusia 15 atau 16 tahun bermain bola dan Anda melihat hal seperti ini," ungkap Marcel Oost.
Menteti olahraga Belanda, Edith Schippers pun juga mengaku prihatin dengan terjadinya insiden ini. Ia mengaku hal semacam ini sangatlah menyedihkan bagi persepakbolaan Belanda.
"Sangat menyedihkan hal semacam ini bisa terjadi di sebuah even olahraga di Belanda," sesal Schippers.
Tiga pemain yang diduga melakukan aksi kekerasan tersebut telah diamankan pihak berwajib. Juru bicara pihak kepolisian, Leonie Bosselaar menerangkan bahwa pihaknya masih terus melakukan investigasi dan menahan ketiga tersangka tersebut.
Tindakan tegas pun juga diambil kubu Nieuw Sloten dengan memberikan larangan bermain terhadap pemain tersebut dan menarik klub mereka dari kompetisi yang ada. (fox/3n/bgn)
Richard Nieuwenhuizen terjatuh dan dilarikan ke rumah sakit setelah ia mendapatkan pukulan serta tendangan dari sejumlah pemain Nieuw Sloten asal Amsterdam. Kematian tersebut diumumkan oleh presiden Buitenboys tempat di mana anak Nieuwenhuizen bermain.
"Anda tidak akan percaya hal ini terjadi. Anda datang untuk menonton anak-anak berusia 15 atau 16 tahun bermain bola dan Anda melihat hal seperti ini," ungkap Marcel Oost.
Menteti olahraga Belanda, Edith Schippers pun juga mengaku prihatin dengan terjadinya insiden ini. Ia mengaku hal semacam ini sangatlah menyedihkan bagi persepakbolaan Belanda.
"Sangat menyedihkan hal semacam ini bisa terjadi di sebuah even olahraga di Belanda," sesal Schippers.
Tiga pemain yang diduga melakukan aksi kekerasan tersebut telah diamankan pihak berwajib. Juru bicara pihak kepolisian, Leonie Bosselaar menerangkan bahwa pihaknya masih terus melakukan investigasi dan menahan ketiga tersangka tersebut.
Tindakan tegas pun juga diambil kubu Nieuw Sloten dengan memberikan larangan bermain terhadap pemain tersebut dan menarik klub mereka dari kompetisi yang ada. (fox/3n/bgn)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 16:00Maroko dan Magi yang Tak Pernah Hilang
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 15:00Belanda Terjungkal Saat Garis Akhir Sudah Terlihat
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
liga eropa lain 14 Mei 2026 05:21Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
-
liga eropa lain 12 Mei 2026 19:37Prediksi Lens vs PSG 14 Mei 2025
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 09:07KPK Periksa Plt Gubernur Riau soal Uang Hasil Penggeledahan
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























