
Nexify - Peluang para atlet equestrian untuk tampil di ajang SEA Games 2013 masih terbuka lebar. Itu menyusul kebijakan Federasi Equestrian Indonesia (EFI) dalam membuka ulang kesempatan seleksi masuk skuad SEA Games yang akan digelar di Myanmar tersebut.
"Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk keterbukaan dan fairness yang dilakukan EFI dalam mencari atlet equestrian terbaik," ujar Wakil Ketua Umum EFI Triwatty Marciano ketika meninjau latihan bersama Pelatnas Equestrian SEA Games di APM Equestrian Center Tigaraksa, Tangerang, Banten, Minggu (17/2).
Pada SEA Games 2011, Indonesia berhasil meraih tiga emas, satu perak, dan dua perunggu. Karena itu, dilanjutkan Triwatty Marciano, pihaknya terus menampung banyak masukan demi kemajuan prestasi equestrian Indonesia.
Di antaranya, dengan memberi kesempatan pada atlet yang beberapa waktu lalu tidak mengikuti seleksi tim SEA Games. Kini, kesempatan tersebut kembali dibuka dan diharapkan para atlet bisa mengikuti kualifikasi.
Dalam melaksanakan program tersebut, EFI terus berkonsultasi dengan Satlak Prima. Bila Satlak mengizinkan, maka pelaksanaan kualifikasi dilakukan bersamaan dengan program kualifikasi SEA Games 2013 di Detasemen Kavaleri Berkuda (Dankavkud) Parompong, Bandung, 9-12 Maret 2013.
"Namun, ada syarat bagi para atlet yang ingin mengikuti kualifikasi susulan. Yaitu, mereka bersedia mengeluarkan biaya pribadi atau mempunyai sponsor sendiri selama kualifikasi. Sebab, dana yang diberikan Satlak Prima sudah dialokasikan untuk para atlet yang telah terpilih sebelumnya," sambungnya.
Dikatakannya, EFI sebenarnya sudah menggelar Pelatnas SEA Games sejak 1 Februari 2013. Pelatnas tersebut diikuti 22 atlet hasil seleksi pada kejuaraan di Sentul November 2012 dan di Cinta Indonesia Open (CIO) 2012 di APM Equestrian Center, Desember 2013. Jumlah tersebut tercatat masih 150 persen dari jumlah resmi yang nanti akan diberangkatkan ke Myanmar.
Setelah kualifikasi di Parombong, EFI kembali akan melanjutkan seleksi pada pertandingan JPEC Show 2013 dan APM Classic 2013 bulan April, FEI World Jumping Challenge 2013, Juni 2013, Cinta Indonesia Open, Agustus 2013, FEI World Dressage Challenge 2013, Oktober 2013, dan Gading Open, November 2013. (esa/gia)
"Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk keterbukaan dan fairness yang dilakukan EFI dalam mencari atlet equestrian terbaik," ujar Wakil Ketua Umum EFI Triwatty Marciano ketika meninjau latihan bersama Pelatnas Equestrian SEA Games di APM Equestrian Center Tigaraksa, Tangerang, Banten, Minggu (17/2).
Pada SEA Games 2011, Indonesia berhasil meraih tiga emas, satu perak, dan dua perunggu. Karena itu, dilanjutkan Triwatty Marciano, pihaknya terus menampung banyak masukan demi kemajuan prestasi equestrian Indonesia.
Di antaranya, dengan memberi kesempatan pada atlet yang beberapa waktu lalu tidak mengikuti seleksi tim SEA Games. Kini, kesempatan tersebut kembali dibuka dan diharapkan para atlet bisa mengikuti kualifikasi.
Dalam melaksanakan program tersebut, EFI terus berkonsultasi dengan Satlak Prima. Bila Satlak mengizinkan, maka pelaksanaan kualifikasi dilakukan bersamaan dengan program kualifikasi SEA Games 2013 di Detasemen Kavaleri Berkuda (Dankavkud) Parompong, Bandung, 9-12 Maret 2013.
"Namun, ada syarat bagi para atlet yang ingin mengikuti kualifikasi susulan. Yaitu, mereka bersedia mengeluarkan biaya pribadi atau mempunyai sponsor sendiri selama kualifikasi. Sebab, dana yang diberikan Satlak Prima sudah dialokasikan untuk para atlet yang telah terpilih sebelumnya," sambungnya.
Dikatakannya, EFI sebenarnya sudah menggelar Pelatnas SEA Games sejak 1 Februari 2013. Pelatnas tersebut diikuti 22 atlet hasil seleksi pada kejuaraan di Sentul November 2012 dan di Cinta Indonesia Open (CIO) 2012 di APM Equestrian Center, Desember 2013. Jumlah tersebut tercatat masih 150 persen dari jumlah resmi yang nanti akan diberangkatkan ke Myanmar.
Setelah kualifikasi di Parombong, EFI kembali akan melanjutkan seleksi pada pertandingan JPEC Show 2013 dan APM Classic 2013 bulan April, FEI World Jumping Challenge 2013, Juni 2013, Cinta Indonesia Open, Agustus 2013, FEI World Dressage Challenge 2013, Oktober 2013, dan Gading Open, November 2013. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 13 November 2019 09:44Timnas Indonesia U-23 Hadapi Iran dengan Pemain Pelapis?
-
Olahraga Lain-Lain 9 Januari 2014 19:00KONI Minta PB Kerja Keras Jalankan Strategi Pembinaan
-
Tim Nasional 22 Desember 2013 01:11Bayu Gatra Akui Timnas U-23 Tidak Punya Keberuntungan
-
Tim Nasional 22 Desember 2013 00:35Meski Gagal Sabet Emas, Djohar Salut Perjuangan Garuda Muda
-
Tim Nasional 22 Desember 2013 00:25Gagal Raih Emas, Inilah Alasan Coach RD
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2 Juli 2026 01:11Man of the Match Inggris vs RD Kongo: Harry Kane
-
Piala Dunia 2 Juli 2026 01:00Link Streaming Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 1 Juli 2026 19:39Rusa TMP Kalibata Kabur, Berkeliaran di Jalanan
-
Liputan6 1 Juli 2026 19:15Momen Akrab Prabowo dan Jokowi di HUT Bhayangkara ke-80
-
Liputan6 1 Juli 2026 18:43Tak Hanya Penyekapan, Taufik Hidayat Terjerat Kasus Kejahatan Lain
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























