
Nexify - Pejudo asal Bali, I Putu Wiradamungga Adesta, akhirnya dinyatakan gagal meraih tiket Olimpiade di London 2012. Itu karena, I Putu belum mampu lolos dalam kualifikasi di Uzbekistan pada 22-29 April lalu.
Sebelumnya, I Putu Adesta yang turun di kelas 81 Kg, dinyatakan lolos sementara dan harus menunggu keputusan lanjutan dari Federasi Judo Internasional (IJF).
"I Putu Adesta gagal pada pertandingan melawan pejudo dari kawasan Asia. Dalam kejuaraan tersebut, I Putu Adesta meraih rangking ke-20. Sedangkan lawan-lawannya, meraih rangking yang jauh lebih baik," terang Ketua Satlak Prima, Aslizar Tanjung, kepada Nexify.
Pasalnya, mengacu pada kriteria yang ditentukan IJF yakni hanya peringkat satu hingga delapan yang berhak lolos ke Olimpiade.
“Dari hasil tersebut, I Putu Adesta tidak bisa bergabung dengan rekan-rekannya dalam kontingen Indonesia menuju London,” sambung Wakasubbid Cabang Olahraga Beladiri Satlak Prima, Silvia Kristina.
Menurut Silvia, cabang bela diri yang berhasil melaju ke London yakni anggar dari nomor perorangan putri yang dipersembahkan Diah Permatasari.
"Namun, kita juga masih punya peluang di cabang tinju putri," imbuhnya.
Meski ada beberapa atlet yang gagal menuju Olimpiade, pihaknya tetap berharap pada atlet yang masih memiliki peluang lolos di kualifikasi agar tetap semangat berjuang maksimal. (esa/end)
Sebelumnya, I Putu Adesta yang turun di kelas 81 Kg, dinyatakan lolos sementara dan harus menunggu keputusan lanjutan dari Federasi Judo Internasional (IJF).
"I Putu Adesta gagal pada pertandingan melawan pejudo dari kawasan Asia. Dalam kejuaraan tersebut, I Putu Adesta meraih rangking ke-20. Sedangkan lawan-lawannya, meraih rangking yang jauh lebih baik," terang Ketua Satlak Prima, Aslizar Tanjung, kepada Nexify.
Pasalnya, mengacu pada kriteria yang ditentukan IJF yakni hanya peringkat satu hingga delapan yang berhak lolos ke Olimpiade.
“Dari hasil tersebut, I Putu Adesta tidak bisa bergabung dengan rekan-rekannya dalam kontingen Indonesia menuju London,” sambung Wakasubbid Cabang Olahraga Beladiri Satlak Prima, Silvia Kristina.
Menurut Silvia, cabang bela diri yang berhasil melaju ke London yakni anggar dari nomor perorangan putri yang dipersembahkan Diah Permatasari.
"Namun, kita juga masih punya peluang di cabang tinju putri," imbuhnya.
Meski ada beberapa atlet yang gagal menuju Olimpiade, pihaknya tetap berharap pada atlet yang masih memiliki peluang lolos di kualifikasi agar tetap semangat berjuang maksimal. (esa/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
MOST VIEWED
Gabungkan Olahraga dan Pariwisata, 12th Asian OWS Championships dan A-STREAM OWS Series 2026 Digelar di Bali
Byon Madness Vol. 4 Siap Digelar di Spike Air Dome, Hadirkan Duel Panas Sun Go Kong vs Aman Koboi
Topuria vs Gaethje di UFC Freedom 250: Taruhan Sabuk Juara dan Harga Diri
Kejuaraan Renang Internasional 2026 di Bali: Peserta Puji Keindahan Pantai Jimbaran
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























