
Nexify - Timnas Renang Indonesia melakukan manuver berani menatap SEA Games 2025. PB Akuatik memutuskan menggunakan 100 persen pelatih lokal.
Langkah ini menjadi terobosan baru dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Skuad Garuda tidak lagi bergantung pada tangan dingin pelatih asing.
Keputusan ini diambil demi membangun chemistry yang lebih solid di dalam tim. Faktor psikologis menjadi alasan utama perubahan strategi besar ini.
Wakil Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Wisnu Wardhana, membeberkan alasannya. Ia yakin pendekatan lokal akan membuat atlet lebih nyaman.
Sentuhan Magis Pelatih Lokal

Pendekatan pelatih lokal dinilai lebih efektif secara emosional. Komunikasi antara pelatih dan atlet menjadi jauh lebih cair.
Wisnu menilai faktor psikologis ini sangat krusial bagi performa atlet. Hasilnya pun sudah mulai terlihat nyata di kolam renang.
Para perenang menunjukkan semangat juang yang berlipat ganda saat latihan. Mereka mampu mendekati catatan waktu terbaik mereka.
Bahkan, beberapa rekor nasional berhasil pecah tahun ini. Ini menjadi bukti sahih efektivitas program pelatih lokal.
"Perbedaannya memang mencolok pada pendekatan, komunikasi, dan psikologis," ujar Wisnu Wardhana.
"Program apapun yang diberikan, mereka sangat passionate 110 persen melakukannya. Hasilnya kita melihat perenang-perenang kita mendekati best time bahkan memecahkan rekor nasional tahun ini," sambungnya.
Dominasi 'Darah Muda' U-19
Wajah Timnas Renang kali ini akan sangat segar dan bertenaga. Skuad didominasi oleh talenta muda di bawah usia 19 tahun.
Proses seleksi dilakukan dengan sangat ketat dan objektif. Penilaian murni berdasarkan performa setahun terakhir, bukan hasil PON semata.
PB Akuatik memantau catatan waktu dari Januari hingga November. Konsistensi menjadi kunci utama bagi para perenang muda ini.
Meski banyak wajah baru, sosok senior tetap dipertahankan sebagai penyeimbang. I Gede Siman Sudartawa dan Farel Armando Tangkas siap menjadi mentor.
"Hasil dan kriteria ini juga berdasarkan performa mereka selama satu tahun terakhir, terhitung dari Januari sampai November, tidak dihitung dari PON," tegas Wisnu.
"Saya harap tim ini menjadi tim yang kompak, solid, dan saya rasa tim ini akan baik untuk masa depan," tambahnya.
Waspada Ancaman Tuan Rumah
PB Akuatik total mengirimkan 22 atlet terbaiknya ke Thailand. Komposisi terdiri dari 13 putra, 9 putri, dan dua cadangan.
Misi berat menanti mereka untuk mempertahankan prestasi edisi lalu. Wisnu tetap menyalakan optimisme tinggi meski tantangan sangat berat.
Singapura dan tuan rumah Thailand menjadi rival terberat yang harus diwaspadai. Persaingan di kolam renang dipastikan akan berjalan sangat sengit.
Konsistensi performa menjadi harga mati yang harus dijaga atlet. Mereka wajib tampil maksimal demi mengharumkan nama bangsa.
"Kami harus waspada, terutama menghadapi Singapura dan Thailand sebagai tuan rumah. Kami akan menyiapkan atlet terbaik untuk melampaui prestasi sebelumnya," kata Wisnu.
"Kami selalu optimistis 100 persen untuk mempertahankan prestasi. Mudah-mudahan paling tidak kita bisa mempertahankan, dan kita usahakan bisa melebihi," tutupnya.
Daftar Atlet Akuatik Indonesia di SEA Games 2025
Atlet Putra
- I Gede Siman Sudartawa
- Farel Armando Tangkas
- Muhammad Dwiqy Raharjo
- Joe Aditya Wijaya Kurniawan
- Nicholas Karel Subagyo
- Jeremiy Elyon Masterganesha Damanik
- Samuel Maxson Septionus
- Jason Donovan
- Liquor Harrison Andoko
- Kevin Erlangga Prayitno
- Made Aubrey Jaya
- Felix Viktor Ibele
- M. Akbar Taufik
Atlet Putri
- Izzy D. Hefrisyanthi
- Flairene Candrea Wonomiharjo
- Adellia
- Nadia Aisha Nurazmi
- Serena Kamelita Muslim
- Michelle Sigrid Fang
- Masiniari Wolf
- Adelia Chantika Aulia
- Ni Putu Pande Lisa Primasari
Cadangan
- Azzahra (4x200)
- Arya (4x100 medley).
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:59Tempat Menonton Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Paraguay 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:00Tempat Menonton Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 00:21Gudang di Cakung Kebakaran
-
Liputan6 30 Juni 2026 00:17MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung oleh Rakyat
-
Liputan6 29 Juni 2026 23:35Rekor Panas Ekstrem di Jerman, Jalanan Sampai Meleleh
-
Liputan6 29 Juni 2026 23:06MK Ubah Aturan Pencairan Dana Pensiun Sukarela, Ini Perubahannya
-
Liputan6 29 Juni 2026 22:59Mobil Puteri Indonesia Pariwisata 2022 Jadi Sasaran Teror Lempar Batu
-
Liputan6 29 Juni 2026 22:301.151 KM Jalan Daerah Dibangun Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok Desa
MOST VIEWED
Saksikan Pertarungan Panas Garuda Fight Championship Series 2 Lewat Pay Per View di Vidio
Lomba Lari Maraton Digelar di ICE BSD, Ada 4 Kategori Termasuk Khusus Anak-Anak
UFC Fight Night: Duel Striker Berpotensi Berakhir KO Hanya di Vidio Malam Ini
MentariTV Family Run Hadirkan Momen Kebersamaan Keluarga di Rangkaian Fest Ceria 2026: Little Heroes
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























