
Nexify - Buah tak jatuh jauh dari pohonnya. Mungkin itu peribahasa bahasa Indonesia yang cocok menggambarkan beberapa pasangan ayah-anak yang pernah turun di MotoGP. Beberapa di antaranya meraih banyak kesuksesan, termasuk meraih gelar dunia.
Sejak ajang Grand Prix digelar pertama kali pada 1949, tentunya ratusan pembalap pernah berlaga di kelas GP500/MotoGP, GP250/Moto2, GP125/Moto3, bahkan kelas GP80 dan GP50. Banyak pula di antaranya merupakan pasangan bapak dan anak.
Sepanjang sejarah, baru ada dua pasangan ayah-anak yang sukses jadi juara, yakni Kenny Roberts sr-Kenny Roberts jr dan Wayne Gardner-Remy Gardner. Namun, soal memenangi balapan Grand Prix, terdapat terdapat delapan duet ayah-anak yang sukses melakukannya.
Siapa saja sih mereka? Berikut ulasannya.
Keluarga Oettl
View this post on Instagram
Total: 6
Peter Oettl: 5 (2x GP125, 3x GP80)
Philipp Oettl: 1 (1x Moto3)
Peter Oettl berjaya pada akhir 1980 dan awal 1990, namun di kelas-kelas yang lebih ringan. Sepanjang kariernya, ia meraih lima kemenangan. Anaknya, Philipp Oettl, merebut satu kemenangan di Moto3 2018. Philipp masih berkarier di balap motor, namun kini berlaga di WorldSBK.
Keluarga Pagani
Nello dan Alberto Pagani (c) MotoGP.com/Wikipedia
Total: 7
Nello Pagani: 4 (2x GP500, 2x GP125)
Alberto Pagani: 3 (3x GP500)
Di belakang Leslie Graham yang menjuarai GP500 1949, ada Nello Pagani sebagai runner up, hanya tertinggal satu poin. Nello pun meraih empat kemenangan sepanjang kariernya. Semangatnya jadi pembalap motor diteruskan sang anak, Alberto Pagani, yang meraih tiga kemenangan sepanjang kariernya.
Keluarga Graham
Leslie dan Stuart Graham (c) MotoGP.com/Honda Racing
Total: 10
Leslie Graham: 8 (5x GP500, 1x GP250, 2x GP125)
Stuart Graham: 2 (1x GP125, 1x GP50)
Leslie Graham tercatat sebagai juara dunia pertama kelas tertinggi di GP500 1949, kala itu mengendarai AJS. Ia mengoleksi 10 kemenangan, sebelum tewas dalam kecelakaan di Isle of Man TT pada 1953. Sang anak, Stuart Graham mengikuti jejaknya menjadi rider Grand Prix dan meraih dua kemenangan. Mereka menjadi pasangan ayah-anak pertama yang mampu meraih kemenangan.
Keluarga Bradl
Helmut dan Stefan Bradl (c) MotoGP.com
Total: 12
Helmut Bradl: 5 (5x GP250)
Stefan Bradl: 7 (5x Moto2, 2x GP125)
Helmut Bradl berjaya di kelas GP250 pada akhir 1980 dan awal 1990 dan meraih lima kemenangan meski gagal merebut gelar. Sang anak, Stefan Bradl uniknya juga berjaya di Moto2, dan bahkan merebut gelar pada 2011. Stefan meraih tujuh kemenangan, namun sampai kini masih berkarier di MotoGP. Ia menjabat sebagai test rider Honda, yang berarti ia memiliki jatah wildcard dan terkadang menggantikan rider yang cedera.
Keluarga Gardner
Remy dan Wayne Gardner (c) Instagram/Wayne Gardner
Total: 24
Wayne Gardner: 18 (18x GP500)
Remy Gardner: 6 (6x Moto2)
Wayne Gardner dan Remy Gardner menjadi pasangan ayah-anak kedua dalam sejarah yang sama-sama meraih gelar dunia. Wayne meraih gelar GP500 pada 1987, sementara Remy menjuarai Moto2 pada 2021. Wayne dan Remy masing-masing mengoleksi 18 dan 6 kemenangan. Kini, Remy berlaga di WorldSBK.
Keluarga Roberts
Carmelo Ezpeleta, Kenny Roberts Sr dan Kenny Roberts Jr. (c) Suzuki
Total: 32
Kenny Roberts sr: 24 (22x GP500, 2x GP250)
Kenny Roberts jr: 8 (8x GP500)
Kenny Roberts sr dan Kenny Roberts jr merupakan pasangan ayah-anak pertama dalam sejarah yang sama-sama mampu merebut gelar dunia. Roberts sr atau King Kenny merupakan tiga kali juara GP500 dan meraih 24 kemenangan. Roberts sr, mengulang gelar ayahnya pada 2000 di kelas yang sama dan meraih delapan kemenangan.
Keluarga Nieto

Total: 91
Angel Nieto: 90 (62x GP125, 1x GP80, 27x GP50)
Pablo Nieto: 1 (1x GP125)
Angel Nieto merupakan 13 kali juara dunia dan keluarga besarnya terdiri dari banyak pembalap Grand Prix, termasuk kedua anaknya, Gelete dan Pablo Nieto, serta sang keponakan, Fonsi Nieto. Sayangnya, Gelete tak pernah merebut kemenangan, sementara Pablo pernah merebut satu kemenangan.
Keluarga Rossi

Total: 118
Graziano Rossi: 3 (3x GP250)
Valentino Rossi: 115 (89x GP500/MotoGP, 14x GP250, 12x GP12)
Graziano Rossi dan Valentino Rossi menjadi pasangan ayah-anak yang merebut kemenangan terbanyak dalam sejarah Grand Prix. Graziano meraih tiga kemenangan sepanjang musim GP250 1979, tahun lahir Valentino. Valentino sendiri meraih 115 kemenangan sepanjang kariernya.
Baca juga:
- Sprint Race MotoGP Paksa Para Rider yang Lebih Tua Kerja Keras 2 Kali Lipat
- Dari Takhayul sampai Paksaan: Kisah di Balik Pilihan Nomor Para Pembalap Formula 1
- Pertama Kali Usai 4 Tahun, Marc Marquez Happy Jalani Pramusim Tanpa Cedera
- 'Punya Pecco Bagnaia-Enea Bastianini, Ducati Bikin Tim MotoGP Lainnya Iri'
- Marc Marquez: Valentino Rossi Sengaja Bikin Saya Jatuh di MotoGP Sepang 2015
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:00Jerman vs Curacao 7-1: Ya Hujan Gol, Ya Banjir Rekor, Apa Saja?
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























