
Nexify - Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, menyatakan bahwa ia dan timnya akhirnya telah memulai negosiasi dan diskusi bersama Valentino Rossi soal peluang kerja sama di MotoGP 2021. Hal Ini ia sampaikan kepada Bharian.com pada Senin (8/6/2020).
Razali menyatakan, kini pihaknya dan Rossi telah mulai membicarakan hal-hal detail soal peluang kerja sama mereka, dan hal ini sudah berjalan sejak Jumat (5/6/2020) lalu. Menurutnya, diskusi berjalan ke arah positif, dan keputusan final diharapkan bisa diambil sebelum balapan pertama di Jerez, Spanyol, pada 17-19 Juli nanti.
"Pembicaraan kami sejauh ini positif. Jika kedua belah pihak sepakat, maka segalanya bakal positif dan kami tengah menuju ke arah itu. Meski begitu, belum ada finalisasi. Kami harap hal ini bisa kami selesaikan sebelum seri pertama bulan depan," ujarnya.
Akan Lakukan Konferensi Video

Di lain sisi, Razali mengakui bahwa proses diskusi dengan Rossi tidaklah mudah. Pasalnya, ia merupakan sembilan kali juara dunia, dan ada banyak pihak yang terlibat dalam jenjang kariernya, termasuk para petinggi Yamaha. Ia pun mengaku akan segera melakukan konferensi video bersama Rossi agar bisa lebih jelas dalam berdiskusi.
"Rossi bukan pebalap biasa, jadi diskusi ini tak mudah (karena melibatkan banyak pihak), jadi ada banyak hal yang harus dibicarakan bersama. Kami akan melakukan konferensi video dengan Rossi. Ia ingin tahu ekspektasi kami padanya, bukan karena ia terpaksa atau kami harus memilihnya," ungkapnya.
Valentino Rossi Bisa Hadirkan Stabilitas di Tim
Razali pun tak menutupi niatan timnya untuk lebih memilih rider muda. Meski begitu, pandemi virus corona telah membuat timnya kesulitan menilai rider mana yang berpotensi tinggi, hingga menggaet Rossi bisa menjadi opsi yang lebih baik karena ia sangat berpengalaman.
"Jika musim ini berjalan baik, mungkin kami tak melihatnya sebagai opsi. Namun, dengan Covid-19, tim kami butuh stabilitas. Bakal bagus bagi kami untuk menggaet rider yang bisa memberikan itu," ungkap Razali.
Pria asal Malaysia ini pun senang akhirnya diskusi ini mengantarnya ke titik terang. "Ada kemungkinan ia akan pensiun di tim kami. Itu sebuah kehormatan juga. Kami tak mengira, dalam waktu yang singkat ini, tim kami mencapai banyak hal positif," pungkasnya.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
-
otomotif 7 Juli 2026 19:017 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 01:01Prabowo Ajak Rakyat Bersatu: Jangan Ikut-ikut Budaya Caci Maki
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:36Prabowo Cerita Gagasan Pembentukan Koperasi Merah Putih
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:15Prabowo: Koperasi, UMKM, Swasta, dan BUMN Harus Bersatu Bangun Ekonomi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















