
Nexify - Eks mekanik Valentino Rossi, Alex Briggs, mengungkapkan momen terbaik dan terburuknya selama bekerja dengan sang sembilan kali juara dunia tersebut di MotoGP. Kepada Fox Sports Australia, Briggs mengaku sangat mensyukuri kesempatan-kesempatan emas yang selama ini ia dapat, sebelum akhirnya memilih pensiun pada akhir 2020.
Sebelum bekerja dengan Rossi di GP500 2000, Briggs diketahui merupakan eks mekanik Daryl Beattie dan Mick Doohan. Bersama Doohan, ia pun sukses meraih lima gelar dunia. Setelah Doohan pensiun mendadak pada 1999, barulah Briggs bersama rekan-rekannya di Repsol Honda bekerja dengan Rossi di Nastro Azzurro Honda pada 2000.
"Mick merupakan rider yang sangat agresif, seperti petinju sebelum bertarung. Ia selalu siap menjalani balapan. Sikap macam ini seringnya jadi amarah ketika situasinya tak tepat, dan Mick akan memberitahu Anda. Ia ingin memenangkan segalanya. Ia ingin jadi yang utama," kisah Briggs pada Jumat (21/11/2020).
Roda Kehidupan Terus Berputar

Uniknya, Rossi memberikan dinamika kerja sama yang menurut Briggs sangat berbeda daripada Doohan. Rossi sendiri dikenal lebih ceria dan tak punya tempramen yang meledak-ledak. Saking kagumnya pada Rossi, Briggs pun berkata pada Doohan, "Kawan, usai bekerja denganmu, dia adalah impian," guraunya.
Bersama Rossi, Briggs pun sukses meraih tujuh gelar dunia di kelas tertinggi. Puncaknya terjadi pada 2001-2005, saat Rossi merebut lima gelar dunia secara beruntun, bersama Honda dan Yamaha. Meski meraup sukses besar dengan Doohan dan Rossi, Briggs tak memungkiri roda kehidupan juga berputar bagi mereka. Kadang, masa-masa kelam juga mereka alam.
"Saya rasa dari setiap momen 'tinggi', pasti juga banyak momen 'rendah'. Saya menyaksikan sendiri saat Mick cedera di Jerez (1999), dan itu adalah akhir dari kariernya. Itu cukup menyakitkan. Namun, jika harus menyebutkan satu kekecewaan, mungkin balapan di Valencia (2006). Saya lupa tahunnya, tapi kala itu Nicky (Hayden) merebut gelar dunia," tutur Briggs.
Momen Favorit: MotoGP 2004 dan Kemenangan di Welkom
Briggs sendiri memutuskan pensiun usai Petronas Yamaha SRT menolak permintaan Rossi untuk melanjutkan tradisinya sejak lama, yakni memboyong seluruh anggota krunya tiap kali pindah tim. SRT pun hanya mengizinkan Rossi membawa crew chief, teknisi data, dan pelatih balapnya. Alhasil, Briggs pun tak punya tempat.
Saat meninggalkan Valencia, yakni trek digelarnya seri penutup 2020, Briggs mengaku sedih, namun juga bangga atas kiprahnya mendampingi Rossi. Ia pun menyatakan bahwa momen favoritnya adalah saat Rossi sukses memenangi MotoGP Welkom, Afrika Selatan, dan merebut gelar dunia pada 2004 bersama Yamaha.
"Saya merenungkan semuanya. Ketika meninggalkan trek, melihat segalanya, rasanya sedih tapi juga baik. Bertahun-tahun saya melihat perbukitan di sekitar trek dan saya menikmatinya. Momen favorit saya adalah musim dan kemenangan pertama dengan Yamaha. Motor kami tidak sempurna, namun semakin baik. Melihat Vale meraih target hebat dan terlibat dalam evolusi motor rasanya fantastis," tutup Briggs.
Sumber: Fox Sports Australia
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- Loris Reggiani Kembali Serang Marc Marquez: Cedera Ini Salahmu Sendiri
- Uji Coba Pramusim Moto2-Moto3 2021 Ikut Dipindahkan ke Qatar
- Tunda Kontrak, Sirkuit Buriram Takkan Gelar MotoGP Thailand 2021
- Terkendala Biaya, Sirkuit Brno Undur Diri dari MotoGP 2021
- Jorge Martin: Sudah Juarai Moto3, Kini Saatnya Kuasai MotoGP
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























