
Nexify - Andrea Dovizioso tegas ogah dibebani ekspektasi dan kewajiban memenangi MotoGP Austria yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring, di mana Desmosedici sama sekali tak terkalahkan sejak trek itu kembali menggelar balapan pada 2016. Hal ini ia nyatakan via GPOne, Kamis (13/8/2020).
Ducati sukses meraih kemenangan lewat Andrea Iannone di trek ini pada 2016, dan Dovizioso sendiri menang pada 2017 dan 2019 usai pertarungan sengit dengan Marc Marquez sampai tikungan terakhir. Jorge Lorenzo ikut mempersembahkan kemenangan pada 2018.
"Orang yang bilang kami wajib menang adalah orang-orang yang hanya berkata berdasarkan fakta masa lalu. Tapi saya orang yang realistis dan saya memilih bicara soal masa sekarang dan nyatanya situasi kami saat ini tak baik," ujar Dovizioso, yang finis ke-11 di Brno, Ceko.
Kans Rival Kini Sama Besar dengan Ducati

Dovizioso bahkan menyatakan kini Ducati bukan lagi favorit di Red Bull Ring, mengingat rival lain kini sama kuatnya. "Saya senang diingatkan soal kemenangan di sini, karena berarti banyak orang percaya pada saya. Tapi kenyataannya berbeda, dan kans kami tak lagi lebih besar dari yang lain," tuturnya.
Pembalap Italia ini juga mengaku tak merasakan tekanan untuk menang di Red Bull Ring, baik di Seri Austria maupun Styria pada 21-23 Agustus, sekalipun kedua balapan ini dinyatakan Ducati sebagai kesempatan terakhir Dovizioso untuk membuktikan bahwa ia layak dapat kontrak baru.
"Saya tak harus balapan dengan kewajiban untuk menang, karena dengan cara itulah Anda selalu kalah. Kompetisi tahun ini sangat tak biasa akibat ban baru, bahkan para rival juga kesulitan, dan faktanya tak satu pun mengira hasil balapan di Brno bakal seperti itu. Situasi semua tim sama-sama tak terkendali," ungkapnya.
Pelajari Data Pecco Bagnaia dan Johann Zarco
Dovizioso pun memilih santai saja dan melihat sisi positifnya. Meski tak mau terbebani kemenangan, rider berusia 34 tahun ini bertekad bekerja dengan tenang, mempelajari data Francesco Bagnaia yang terbukti cepat di Jerez dan Johann Zarco yang garang di Brno.
"Kami beruntung karena Pecco dan Johann sama-sama cepat, jadi kami punya data untuk dipelajari, dan kami harus paham soal apa yang harus diubah dan di mana tim bisa membantu kami. Usai tiga musim yang baik, tentu orang kaget melihat hasil kami dan kami harus memperbaikinya," pungkasnya.
Menjelang balapan di Red Bull Ring kali ini, Dovizioso tengah duduk di peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 31 poin, jumlah poin yang juga dikoleksi Franco Morbidelli di peringkat ketiga.
Video: Momen Brad Binder Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
- 12 Fakta Unik Jelang MotoGP Austria, Ducati Bisa Gores Rekor Baru
- 4 Rider MotoGP Cemaskan Tingkat Keselamatan Red Bull Ring saat Hujan
- Fabio Quartararo Waswas KTM Dominasi Austria dan Misano
- Valentino Rossi: Banyak Rider Punya Kans Jadi Juara 2020, Tak Cuma KTM
- Jadwal Live Streaming: MotoGP Red Bull Ring, Austria 2020
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juli 2026 12:00Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juli 2026 12:00Di Balik Dugaan Teror Molotov Rumah Advokat
-
Liputan6 5 Juli 2026 11:00Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi
-
Liputan6 5 Juli 2026 10:30HUT Kostrad Diramaikan dengan Ajang Lari dan Pameran Alutsista
-
Liputan6 5 Juli 2026 10:15Sulardi Curiga Rumahnya Sudah Diintai Sebelum Dilempar Molotov
-
Liputan6 5 Juli 2026 08:55Teror Diduga Bom Molotov Sasar Rumah Advokat
-
Liputan6 4 Juli 2026 17:50Pemotor Mengaku TNI Lawan Arah di Depok Ternyata Karyawan Marketing
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























