
Nexify - - Usai gebrakannya di MotoGP 2017, di mana ia membawa Ducati Corse merebut enam kemenangan dan duduk di peringkat runner up di klasemen pembalap, Andrea Dovizioso memang menjadi topik perbincangan yang cukup hangat di mana-mana.
Kisahnya sebagai underdog sejak menjalani debut MotoGP 2008 hingga menjadi salah satu kandidat juara dunia 10 tahun kemudian, memang cukup menarik dan menginspirasi bagi banyak orang, termasuk para rivalnya sendiri. Apalagi, Dovizioso dikenal punya karakter kalem dan jarang cekcok dengan lawannya.
Masih 'segar' dari gebrakan-gebrakan itu, rider Italia berusia 32 tahun ini pun meluncurkan buku otobiografi yang berjudul 'Asfalto', kata dari bahasa Italia yang berarti 'aspal'. 'Asfalto' pun dirilis usai sang tandem, Jorge Lorenzo meluncurkan buku motivasinya yang berjudul 'Lo que aprendí hasta los 30'.

Dalam bukunya, Dovizioso pun mengaku bahwa judul 'Asfalto' ia dapatkan dari tiga kali juara dunia yang saat ini menjabat sebagai pelatih balap Valentino Rossi, Luca Cadalora.
"Aku adalah sosok yang tak terlihat. Hanya sebuah angka. Aku ada tapi tak ada. 'Kau, Dovi, kau adalah warna dari aspal', ujar Luca Cadalora kepadaku suatu kali. Ia benar: orang-orang tak melihatku," tulis Dovizioso.
Juara dunia GP125 2004 ini juga menggambarkan suka duka dirinya yang tak terlalu dianggap oleh orang lain, mengingat ia hanya ingin meraih hasil baik tanpa berusaha menjadi sebuah ikon balap. Berikut cuplikan buku otobiografi Dovizioso.
Jika kau adalah seseorang yang hidup dalam dunia balap dan sungguh-sungguh ingin meraih hasil baik namun tak menang, ditambah kau merupakan seorang introvert yang ingin jadi manusia biasa dan bukan 'karakter', kau takkan diperhatikan. Orang-orang pada dasarnya tertarik pada hal lain, tak punya keinginan atau waktu untuk belajar memahamimu.
Aku tidak menang, tapi aku juga tak kalah dramatis: aku ada di sana, semacam terbuang dan aku bingung, seperti orang yang ada di dalam sebuah pesta tapi menghilang di balik permadani. Kini aku bisa berkata bahwa itu normal saja, dan dalam beberapa aspek memang dibutuhkan dalam 'permainan' ini.
Tapi sudah begitu lama aku merasa disalahpahami. Butuh bertahun-tahun bagiku untuk paham, bahwa bagi seseorang sepertiku, cara menghadapi sebuah sistem yang tak memperhatikan Anda hanya ada satu: tetap menjadi diri sendiri, hanya bermuka satu, menghindari transparansi meski tetap apa adanya.
'Asfalto' akan dijual ke publik pada 22 Mei 2018 dan diterbitkan oleh Mondadori. Buku dengan jumlah 228 halaman ini ditulis dalam bahasa Italia, namun belum diketahui apakah akan dirilis juga dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 21:23Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 23:00Menkes dan BGN Duduk Bareng Ahli Gizi, Bahas Perbaikan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji 50 Persen
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























