
Nexify - Penasihat Red Bull Motorsport, Helmut Marko, menyatakan bahwa gagasannya dalam meminta para pebalap Formula 1 dalam naungan Red Bull memapari diri dengan virus corona tak diterima dengan baik. Hal ini ia sampaikan kepada ORF.
Saat ini, F1 memang sedang dalam masa 'libur panjang' mengingat awal musim ditunda akibat terus merebaknya pandemi virus corona (Covid-19). Seri perdana nyaris digelar di Australia pada 13-15 Maret, namun akhirnya dibatalkan tepat sebelum sesi latihan pertama digelar.
Pekan lalu, Marko sempat menyatakan kepada RN365 bahwa pebalap Aston Martin Red Bull Racing Honda, Max Verstappen, cemas melihat penyebaran pandemi virus corona (Covid-19), dan Marko menyarankan Verstappen menginfeksi dirinya sendiri dengan virus tersebut agar tubuhnya menjadi imun.
Tak Diterima dengan Baik
Gagasan Marko adalah Verstappen, dan sang tandem, Alexander Albon, serta duet Scuderia AlphaTauri, Daniil Kvyat dan Pierre Gasly, menginfeksi diri mereka sendiri. Meski begitu, seluruh manajemen Red Bull menolak gagasan ini, yang kemudian diabaikan.
"Bisa dikatakan gagasan itu tak diterima dengan baik. Kami punya empat pebalap F1 dan 8-10 pebalap junior, dan ide kami adalah mengadakan pelatihan mental dan fisik dalam masa vakum ini," ujar Marko seperti yang dikutip oleh Crash.net.
Helmut Marko Sempat Rasakan Gejala Covid-19
Di lain sisi, Marko yang saat ini berusia 76 tahun, menyatakan bahwa ia kemungkinan terinfeksi virus corona pada Februari. Namun, mengingat fasilitas tes yang terbatas, ia belum bisa memeriksakan diri ke petugas medis.
"Saya merasakan kedinginan dan gejala-gejalanya mirip dengan infeksi corona. Gejala itu juga sesuatu yang belum pernah saya rasakan secara intens. Saya tak tahu apakah opsi tesnya saat ini sangat terbatas, tapi sekalinya ada kesempatan, saya ingin menjalani tes," ungkapnya.
Red Bull Racing merupakan salah satu tim F1 yang tergabung dalam 'Project Pitlane', yakni proyek yang tengah dijalankan tim-tim F1 asal Inggris dalam memproduksi ventilator demi menyokong pasien dan tenaga medis dalam menghadapi Covid-19.
Video: Marc Marquez Dikalahkan Sang Adik di MotoGP Virtual Race
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 05:16Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs Arema FC 6 Agustus 2026
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 04:52Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
-
Liga Eropa Lain 6 Agustus 2026 04:25Hasil Uji Coba: PSG Dibungkam Mallorca 0-3 pada Laga Perdana Pramusim
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 04:17Hasil Uji Coba: Arsenal Tumbang 1-3 dari Real Betis
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:00Ketika Empati Hilang, Coreng Wajah Pelayanan Kesehatan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 01:05BGN Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 23:00Menkes dan BGN Duduk Bareng Ahli Gizi, Bahas Perbaikan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























