
Nexify - Juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, Casey Stoner, angkat bicara soal insiden mengerikan yang belakangan terjadi di ajang junior dan merenggut nyawa tiga rider muda sepanjang 2021. Seperti yang diketahui, Jason Dupasquier, Hugo Millan, dan Dean Berta Vinales sama-sama tewas akibat tertabrak rider lain dari belakang di Moto3, European Talent Cup, dan WorldSSP 300.
Belum juga dunia balap sembuh dari duka, terjadi insiden tabrakan yang masif di Moto3 Austin. Deniz Oncu yang menyalip di Tikungan 11, tiba-tiba memotong jalur Jeremy Alcoba. Oncu mampu terus melaju, namun Alcoba, Pedro Acosta, dan Andrea Migno terjatuh sangat keras. Tak ada yang mengalami cedera, namun Oncu diskors dua balapan.
Insiden itu pun membuat rider-rider senior di MotoGP naik pitam, baik kepada rider Moto3 maupun FIM Stewards. Pasalnya, insiden macam ini sudah kerap terjadi, namun para rider Moto3 tak pernah kapok dan FIM Stewards malah terus-terusan memberi penalti yang tak konsisten, walau hukuman yang dijatuhkan kepada Oncu dianggap tepat.
Para rider MotoGP sudah kerap mengimbau rider-rider Moto3 untuk belajar saling menghormati, memperingatkan bahwa keselamatan para rival juga harus mereka pikirkan meski sama-sama berusaha merebut hasil terbaik. Stoner pun berpendapat senada, tapi juga menyebut FIM Stewards harusnya lebih tegas dalam memberi hukuman.
Tak Ada Rumput, Para Rider Tak Lagi Berhati-Hati

"Rider muda butuh bantuan lebih besar dari Race Direction (FIM Stewards). Harus ada keputusan yang lebih jelas dan tegas soal cara berkendara dan hal-hal sejenis. Pasalnya, tadinya tak ada masalah macam ini selama bertahun-tahun, dan kini malah ada celah," ujar Stoner via Crash.net, Minggu (19/12/2021).
Menurut Stoner, biang keladi dari fenomena ini adalah fakta bahwa kebanyakan trek MotoGP tak lagi pakai area run off berupa rumput. Dalam delapan tahun terakhir, rumput memang diganti aspal yang sekadar dicat hijau, hingga para rider merasa lebih percaya diri dalam menyerang tanpa khawatir rivalnya celaka.
"Tak ada lagi yang namanya tepi trek. Ini terus-terusan terjadi, dan trek hanya dibatasi cat hijau. Ini tak menyelesaikan masalah. Kini para rider tak lagi takut. Sebelumnya ada rumput yang bikin semua rider berhati-hati. Kini mereka berpikir, 'aku akan coba menyerangnya dan aku tak peduli, toh dia akan keluar trek dan ada area run off yang lebar'," tutur Stoner.
Rider Senior Juga Ada yang Sembrono

Meski begitu, Stoner juga menegaskan bahwa hal-hal semboro macam itu tak hanya dilakukan oleh para rider Moto3. Tanpa menyebutkan nama, MotoGP Legend ini menyatakan bahwa dirinya juga kerap melihat para rider senior kerap melakukan hal macam ini kepada rivalnya. Di area inilah seharusnya FIM Stewards bertindak tegas.
"Saya rasa semua orang harus belajar lebih saling menghormati. Saya tak yakin ini hanya ulah rider muda. Saya juga lihat banyak rider yang sudah dewasa dan lebih berpengalaman masih suka melakukan hal semacam itu," ungkap Stoner, yang pensiun dari MotoGP dalam usia 27 tahun pada akhir 2012 lalu.
"Ini semua berakar pada hukuman yang tak cukup bikin kapok, tak tegas, dan tak jelas. Jika tidak, pasti semua orang lebih kalem. Tapi menurut saya hal terburuk yang terjadi pada balap motor adalah makin lebarnya area run off. Tak ada tepi trek. Tak ada batasan. Jadi sulit menjaga semua orang tetap di dalam trek," pungkasnya.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Ducati Sudah Jajal Motor MotoE di Misano, Siap Jadi Suplier Tunggal pada 2023
- MotoGP Rilis Serial Dokumenter Fabio Quartararo, Sorot Perjuangannya Jadi Juara
- Ayah Valentino Rossi Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Masalah Saraf
- Ducati: Tak Cuma Pecco Bagnaia, Jack Miller Juga Pemimpin Kami Kok
- Lin Jarvis Konfirmasi Raul Fernandez Ingin Bela Yamaha, Bukan KTM
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 08:47Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 07:55Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 05:53Tes Medis Beres, Bruno Guimaraes Segera Resmi Jadi Pemain Arsenal
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 05:16Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs Arema FC 6 Agustus 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 08:46Pamit Nonton Voli, Pelajar SMP Ditemukan Tewas di Waduk Greneng
-
Liputan6 6 Agustus 2026 07:34Babak Baru Kasus Pembunuhan Nus Kei
-
Liputan6 6 Agustus 2026 06:13Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:50Detik-Detik Avanza Tabrak 7 Motor Penjemput Pelajar MTsN di Bandar Lampung
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:37Kades di Pandeglang Buka Suara Soal Jenazah Anak Dibawa Motor
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:00Ketika Empati Hilang, Coreng Wajah Pelayanan Kesehatan
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























