
Nexify - MotoGP 2020 menandai tahun keenam Cal Crutchlow membela LCR Honda, dan artinya sudah enam tahun pula ia bekerja sama dengan Marc Marquez mengembangkan RC213V. Meski begitu, Crutchlow mengaku masih sering heran melihat rider Repsol Honda itu bisa tampil sangat baik di lintasan.
Crutchlow yang terikat kontrak langsung dengan Honda Racing Corporation (HRC), memang terlibat dalam pengembangan RCV, hingga ia juga sering bertukar pikiran dan data dengan Marquez. Lewat podcast 'Gas It Out' bersama Gavin Emmett dan Neil Hodgson, Crutchlow pun menyebut Marquez sebagai rider yang sangat bertalenta.
Rider Inggris ini dikenal sebagai pebalap Honda yang cukup vokal dan blak-blakan menyebut RCV sebagai motor paling sulit dikendarai dan bakal berdampak buruk untuk generasi muda. Atas alasan inilah ia mengaku heran Marquez justru bisa meraih enam gelar dunia dalam tujuh tahun terakhir.
Cara Kendalikan Motor yang Spektakuler
"Marc punya talenta menakjubkan, ia orang yang baik untuk diajak kerja sama, dan menyenangkan bisa berbagi pabrikan dan bekerja sama dengannya. Tapi sulit memahami cara ia melakukannya, karena ia menang ketika motornya tak mampu menang! Apa kalian tahu maksud saya?" ujar Crutchlow seperti yang dikutip MotoGP.com.
"Caranya mengendalikan motor, segala aksi 'save'-nya, caranya membuat motor selip, dan caranya menggunakan rem belakang dan depan sangatlah menakjubkan. Tapi memang begitulah caranya beradaptasi dengan situasi balapan. Bagaimana ia bisa mengendalikan motor tanpa terjatuh sangatlah spektakuler," lanjutnya.
Jangan Gegabah Meniru Marc Marquez
Seperti pendapat pebalap MotoGP lainnya, Crutchlow yakin Marquez tetap manusia biasa dan bisa dikalahkan pada waktu-waktu tertentu. Namun, satu hal yang pasti adalah talentanya yang hebat sama sekali tak terbantahkan.
"Marc bukannya tak terkalahkan, karena toh ia pernah kalah di beberapa balapan tertentu. Tapi ia memang sungguh bertalenta, dan memang bagus belajar darinya," ungkap pebalap berusia 34 tahun ini.
"Di sisi lain, Anda juga tak mau belajar sesuatu darinya, karena jika Anda coba melakukan apa yang ia lakukan, semua tak berakhir baik! Anda boleh saja melakukan beberapa hal yang ia lakukan, tapi Anda harus menyaringnya berdasar apa yang tak bisa Anda lakukan," tutupnya.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Quartararo Soal Marquez: Sulit Cari Kelemahan 8 Kali Juara Dunia
- Fabio Quartararo: Rasanya Aneh Bakal Gantikan Valentino Rossi
- Jorge Lorenzo: Tanpa Cedera, Saya Mungkin Masih Balapan
- Jorge Lorenzo: Saya Juara Dunia, Wajar Dibayar Tinggi oleh Ducati
- Dorna Sports: MotoGP Sulit Balapan di Asia Jika Tanpa Penonton
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 5 Agustus 2026 23:37Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 01:05BGN Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 23:00Menkes dan BGN Duduk Bareng Ahli Gizi, Bahas Perbaikan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























