
Nexify - Pebalap Red Bull KTM Tech 3, Iker Lecuona, mengaku tak percaya bisa dapat kesempatan naik ke MotoGP tahun ini, meski ia baru meraih tiga podium saja selama tiga musim turun di Moto2. Lewat MotoGP.com, Lecuona bahkan menyebut sang bos tim, Herve Poncharal, sudah 'gila'.
Pada pertengahan musim lalu, Lecuona sejatinya telah tanda tangan kontrak dengan Red Bull KTM Ajo untuk setahun lagi turun di Moto2. Namun semua rencana KTM berubah total setelah Johann Zarco memutuskan hengkang mendadak dari Red Bull KTM Factory Racing.
Brad Binder, yang tadinya sudah tanda tangan dengan Tech 3 untuk naik ke MotoGP, dialihkan sebagai pengganti Zarco. Alhasil, Tech 3 harus putar otak mencari pengganti Binder, dan Poncharal yakin Lecuona adalah rider yang tepat. Ia makin yakin usai rider Spanyol itu finis ketiga di Thailand.
Jalani Debut Lebih Awal

"Saya bicara dengan Herve di Jepang. Ia menawarkan kesempatan turun di MotoGP 2020 kepada saya. Saya bilang padanya bahwa ia sudah gila! Harus saya akui, tak mudah berkata 'ya'. Tapi ini adalah kesempatan sekali seumur hidup dan saya harus mengambilnya," ujar Lecuona.
Rider 20 tahun ini bahkan diberi kesempatan balapan di MotoGP lebih awal, setelah Miguel Oliveira absen karena cedera bahu di Valencia 2019. Lecuona sempat bertarung di posisi 15 dan memperebutkan poin, namun jatuh dan gagal finis. Meski begitu, ia tetap melihat sisi positifnya, dan sangat mengapresiasi bantuan dari Pol Espargaro.
"Motor saya sungguh menakjubkan. Pada lap-lap pertama, saya terkesan pada tenaga dan pengeremannya. Menurut saya, inilah dua aspek yang menakjubkan dari RC16. Balapan pertama saya sangat menyenangkan. Pol sangat sibuk, tapi tetap menyediakan waktu untuk memberi saya beberapa info," ungkapnya.
Bidik Gelar Debutan Terbaik
Test rider KTM, Dani Pedrosa, juga memberikan banyak bantuan pada Lecuona. "Dani sangat membantu saya, mengingat ada banyak masalah. Ia memeriksa semua yang saya pakai di trek, mengingatkan saya untuk tetap tenang, dan memberi banyak saran, terutama soal pengereman," kisahnya.
Lecuona juga mengaku dapat bantuan dari Oliveira selama uji coba pramusim. "Di Qatar, saya membuntuti Miguel selama beberapa lap, dan ia sangat membantu saya. Saya sangat senang semua orang berusaha memberikan bantuan kepada saya," tuturnya.
Lecuona tak punya target muluk dalam musim debutnya, namun berharap bisa membekuk Alex Marquez dan Binder dalam perebutan gelar debutan terbaik. "Saya ingin meraih gelar debutan terbaik. Saya tahu bakal sulit, tapi saya rasa ini bukan misi mustahil. Kita lihat saja nanti. Tapi inilah target saya," pungkasnya.
Video: Mengenang Legenda Formula 1, Ayrton Senna
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























