
Nexify - Jorge Lorenzo melepaskan serangan balik kepada rider Reale Avintia Racing, Johann Zarco, yang lewat Marca, Senin (17/2/2020), menyebut keputusannya pensiun dari MotoGP akhir musim lalu merupakan bentuk kebohongan kepada Honda agar bisa kembali ke Yamaha tahun ini.
Dalam wawancara itu, Zarco mengaku meragukan niatan Lorenzo pensiun. Juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini bahkan yakin Lorenzo sengaja mengumumkan pensiun tepat di seri terakhir tahun lalu, yakni di Valencia, hanya demi mempertahankan gaji dari Honda.
"Entah apa Jorge memang jujur kepada Honda. Tapi saya rasa ia lebih takut kehilangan uang ketimbang saya. Saya rasa itu alasan dia menunggu begitu lama sebelum mengumumkan pensiun," ujar Zarco dalam wawancara tersebut.
Zarco sendiri kabarnya dibayar 1,5 juta euro di KTM, tapi menolak tergiur gaji tinggi jika tak bisa tampil kompetitif di atas RC16. Atas alasan inilah ia begitu legawa hengkang lebih awal dari pabrikan Austria itu. Menurutnya, inilah perbedaan terbesarnya dengan Lorenzo.
Zarco Tuduh Lorenzo Tak Bayar Pajak di Swiss

"Saya lebih tak peduli uang jika dibanding Jorge. Saya sendiri harus pinjam uang untuk rumah saya, sementara ia tinggal di negara di mana ia tak bayar pajak, atau mungkin bayar tapi sedikit," ujar Zarco, merujuk pada Lorenzo yang asal Spanyol namun tinggal di Lugano, Swiss.
"Saya sendiri tinggal di Prancis, bayar pajak, dan punya utang. Saya punya lebih banyak alasan untuk lanjut (dengan KTM) demi uang, tapi saya memilih tidak," pungkas rider asal Prancis berusia 29 tahun ini.
Lorenzo pun akhirnya angkat suara mengenai tuduhan Zarco tersebut lewat Instagram Story dalam bahasa Spanyol, ketika ia tengah berlibur di Dubai dan membuka sesi tanya jawab bersama para penggemarnya lewat Instagram.
Sindiran Tajam Lorenzo untuk Zarco

"Apa pendapatmu mengenai wawancara Zarco dengan Marca?" tanya salah satu penggemar Lorenzo. Sang lima kali juara dunia ini pun mengaku tak terlalu suka membicarakan kondisi keuangan orang lain, namun tak segan-segan melempar sindiran kepada Zarco.
"Aku tak suka ikut campur manajemen keuangan siapa pun, setiap orang bisa melakukan apa pun dengan apa yang mereka punya... Tapi mengingat sayangnya seseorang bertanya (dan kau bertanya padaku soal ini)..." tulis rider berusia 32 tahun ini..
"Saya rasa dia (Zarco) harus serius bertanya pada dirinya sendiri, bagaimana bisa usai lebih dari 10 tahun turun di kejuaraan dunia, menjadi dua kali juara dunia, dan pernah membela KTM, tapi ia malah masih harus bayar pinjaman rumah..." pungkasnya.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 13:00Luka Modric Berharap Rafael Leao Bertahan di AC Milan
-
Tim Nasional 6 Agustus 2026 12:17Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026, Ini Syaratnya
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:59Polisi Temukan Tersangka Mutilasi di Depok Gabung Komunitas Gay
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:35SD di Jagakarsa Kebakaran
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:28Kenapa Penduduk Jakarta Berkurang Ribuan Orang, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:17ART Diduga Disekap di Kelapa Gading, KTP Ditahan hingga Diminta Uang
-
Liputan6 6 Agustus 2026 11:33
Ultimatum untuk Dapur MBG: Urus SLHS atau Ditutup!
-
Liputan6 6 Agustus 2026 11:25
Waspada Kemarau Panjang, Jakarta Siapkan Hujan Buatan 2 Kali Sepekan
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















