
Nexify - - Sudah menjadi rahasia umum bahwa Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo kerap mengalami cekcok sepanjang MotoGP 2018. Dalam wawancaranya dengan Sky Sport, Dovizioso pun memprediksi soal bakal ada atau tidaknya peristiwa serupa di Repsol Honda musim depan, di mana Lorenzo dan Marc Marquez akan bertandem.
Lorenzo dan Marquez diketahui sempat bersitegang pada 2013, terutama saat keduanya bersenggolan di tikungan terakhir Sirkuit Jerez. Meski begitu, belakangan keduanya terlihat punya hubungan baik, walau Lorenzo sempat menuduh Marquez sebagai biang keladi kecelakaannya di Aragon pada September lalu.
Dovizioso pun yakin keduanya bakal baik-baik saja di luar lintasan, namun cekcok bisa terjadi bila keduanya sama-sama kuat di lintasan. "Saya rasa mereka akan bekerja secara terpisah, dan itu wajar. Tapi segalanya tergantung performa mereka di lintasan. Jika mereka sama-sama kuat, pasti akan ada ketegangan. Sementara jika dilihat dari segi mentalitas, kita sudah tahu apa pun bisa terjadi," ujarnya.
Pengaruh Lorenzo pada Marquez

Rider Ducati Corse pun menolak meragukan performa Lorenzo di atas motor Honda RC213V, terutama bila dilihat dari hasil apiknya selama uji coba pascamusim di Valencia dan Jerez. Meski begitu, ia tak yakin Marquez akan ketakutan dan cemas atas kehadirannya, karena Marquez merupakan salah satu rider yang lihai menghadapi tekanan.
"Entah apa Jorge akan mempersulit Marc, yang jelas ia bakal kuat, akan jadi rival yang sangat kuat, sementara selama ini Marc tak pernah punya tandem kuat yang membuatnya cemas. Tapi Marc justru telah terbukti tak pernah melakukan kesalahan jika tertekan, dan sebaliknya, sekalinya mengunci gelar, ia sering melakukan kesalahan," ungkap Dovizioso.
Tak Cemas Lorenzo Bocorkan Rahasia
Di sisi lain, Dovizioso mengaku sama sekali tak cemas Lorenzo akan membocorkan rahasia-rahasia Ducati kepada Honda musim depan. Menurutnya, hal ini cukup wajar dan tak terlalu berpengaruh karena kedua pabrikan ini memiliki karakter motor yang jauh berbeda.
"Semua informasi pasti dibutuhkan, tapi saya tak cemas karena Honda dan Ducati merupakan dua motor yang berbeda. Hal ini seperti saat ia tak bisa membawa banyak hal soal Yamaha kepada Ducati, jadi dengan Honda juga bakal sulitnya," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 5 Agustus 2026 23:37Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 01:05BGN Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 23:00Menkes dan BGN Duduk Bareng Ahli Gizi, Bahas Perbaikan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























