
- Bukan rahasia lagi bahwa Jorge Lorenzo merupakan salah satu 'anak kesayangan' Gigi Dall'Igna. Dall'Igna telah mengenal Lorenzo sejak rider Spanyol tersebut masih berusia 15 tahun. Sempat bersama-sama meraih gelar dunia di GP250 dengan Aprilia, mulai awal 2017 mereka kembali bersatu di Ducati Corse.
Dall'Igna, yang menjabat sebagai general manager Ducati Corse, menyatakan sudah lama ingin menandemkan Lorenzo dengan Andrea Dovizioso di dalam timnya. Sementara Dovizioso secara bertahap mengalami peningkatan performa sejak 2013, Lorenzo sempat kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici pada 2017.
Meski begitu, kesulitan-kesulitan inilah yang membuat Dall'Igna senang bukan kepalang melihat performa garang Lorenzo musim ini. Por Fuera benar-benar telah bangkit dari keterpurukan, meraih tiga kemenangan, yang salah satunya ia raih di MotoGP Austria akhir pekan lalu.
Balapan Terbaik Lorenzo

Dall'Igna jelas telah menyaksikan banyak balapan hebat yang dijalani Lorenzo selama berkarir di Grand Prix, namun yakin MotoGP Austria merupakan balapan terbaiknya, mengingat dalam balapan ini Lorenzo berhasil mempertahankan performa ban lunak, terutama sukses menjalani pertarungan wheel-to-wheel dengan para rivalnya.
"Sirkuit Red Bull Ring memang lebih bersahabat dengan kami ketimbang Honda, tapi kami sangat senang Giorgio (panggilan akrab Lorenzo dari Dall'Igna) tampil sangat baik bersama kami. Mungkin ini balapan terbaik dalam hidup Giorgio, dalam hal apa pun, termasuk manajemen ban, konsumsi bahan bakar dan aksi salip," ujar Dall'Igna kepada Marca.
Kans Juara Dunia

Pada awal 2013, Dovizioso didatangkan ke Ducati untuk menjadi ujung tombak pengembangan Desmosedici, dan pada akhir tahun, Dall'Igna didatangkan untuk merombak motor mereka dan mengembalikannya sebagai motor pemenang. Saat tren positif mulai tampak, ditambahkanlah Lorenzo dalam skuat ini.
Tiga sosok ini tak pelak lagi disatukan demi membantu Ducati meraih gelar dunia, yang sudah tak lagi mereka cicipi sejak 2007 lewat Casey Stoner. Tahun lalu, Dovizioso nyaris mendapatkannya, namun harus puas menjadi runner up. Kini Lorenzo tengah duduk di peringkat ketiga di klasemen, tertinggal 71 poin dari Marc Marquez di puncak.
Apakah dengan delapan seri tersisa, Dall'Igna mulai merasa gelar dunia musim ini kemungkinan dapat diraih? "Saya tak yakin kami punya peluang besar untuk merebut gelar dunia. Tapi kami harus mencoba meraih kemenangan dengan jumlah maksimal, dan selanjutnya kita lihat saja di mana posisi kami pada akhir musim," pungkasnya. (mrc/dhy)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 13:05Potensi Eksodus Talenta Muda Real Madrid ke Fulham
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Agustus 2026 15:01Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Istana Ungkap Dua Jabatan Kosong
-
Liputan6 7 Agustus 2026 14:45Prabowo Subianto Belum Kirim Nama Calon Gubernur BI Definitif ke DPR
-
Liputan6 7 Agustus 2026 14:03Temuan 995 Senjata, Polisi Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel
-
Liputan6 7 Agustus 2026 13:44Polisi Bicara Legalitas 995 Senjata di Sekolah Jaksel
-
Liputan6 7 Agustus 2026 13:36Dinkes DKI: Nakes Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Faskes Pemprov Jakarta
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























