
Nexify - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti menyatakan bahwa pihaknya memiliki target untuk kehilangan semua 'dispensasi' atau keuntungan sebagai tim 'factory with concessions' di MotoGP tahun depan. Hal tersebut disampaikannya kepada GPOne.
Sejak tahun lalu, Ducati mendapat begitu banyak keuntungan regulasi teknis sehingga bisa mengembangkan Desmosedici GP15 dengan maksimal. Mulai tahun depan, Honda dan Yamaha pun ingin Grand Prix Commission mengurangi keuntungan-keuntungan tersebut.
"Kami tahu kami kompetitif, dan target kami adalah kehilangan semua keuntungan yang kami punya untuk 2016. Kami sudah melewati masa-masa sulit dan setelah empat seri berlalu kami makin yakin kami bisa tampil baik," ujar Ciabatti.
Pria asal Italia ini bahkan menyatakan Ducati sudah siap hanya menggunakan tujuh mesin di bawah aturan engine freeze tahun depan. "Kami sudah mulai bekerja dan bersiap diri menghadapi musim depan dengan tujuh mesin di bawah aturan engine freeze," tutupnya. [initial]
(gpo/kny)
Sejak tahun lalu, Ducati mendapat begitu banyak keuntungan regulasi teknis sehingga bisa mengembangkan Desmosedici GP15 dengan maksimal. Mulai tahun depan, Honda dan Yamaha pun ingin Grand Prix Commission mengurangi keuntungan-keuntungan tersebut.
"Kami tahu kami kompetitif, dan target kami adalah kehilangan semua keuntungan yang kami punya untuk 2016. Kami sudah melewati masa-masa sulit dan setelah empat seri berlalu kami makin yakin kami bisa tampil baik," ujar Ciabatti.
Pria asal Italia ini bahkan menyatakan Ducati sudah siap hanya menggunakan tujuh mesin di bawah aturan engine freeze tahun depan. "Kami sudah mulai bekerja dan bersiap diri menghadapi musim depan dengan tujuh mesin di bawah aturan engine freeze," tutupnya. [initial]
Baca Juga:
- Dovizioso: Saya Takkan Bisa Sehebat Rossi
- Espargaro Takkan Puas Bila Belum Podium
- Adaptasi Positif, Vinales Tak Sabar MotoGP Prancis
- Uji Coba di Mugello, Dovizioso Pede Hadapi Le Mans
- Valentino Rossi Bakal Tangani Yamaha WSBK 2016?
- Ogah Hijrah, Lorenzo Sebut Yamaha Jaminan Besar
- Marquez: Honda Bermasalah, Makin Sulit Jika Cedera!
- Iannone: Jerez, Kesalahan Tak Masuk Akal!
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 13:00Luka Modric Berharap Rafael Leao Bertahan di AC Milan
-
Tim Nasional 6 Agustus 2026 12:17Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026, Ini Syaratnya
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:59Polisi Temukan Tersangka Mutilasi di Depok Gabung Komunitas Gay
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:35SD di Jagakarsa Kebakaran
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:28Kenapa Penduduk Jakarta Berkurang Ribuan Orang, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Liputan6 6 Agustus 2026 12:17ART Diduga Disekap di Kelapa Gading, KTP Ditahan hingga Diminta Uang
-
Liputan6 6 Agustus 2026 11:33
Ultimatum untuk Dapur MBG: Urus SLHS atau Ditutup!
-
Liputan6 6 Agustus 2026 11:25
Waspada Kemarau Panjang, Jakarta Siapkan Hujan Buatan 2 Kali Sepekan
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















