
Nexify - - Tiga kali juara dunia, Freddie Spencer meyakini bahwa Ducati Corse telah membuat kesalahan dengan melepas Jorge Lorenzo ke Repsol Honda. Kepada Marca, Spencer mengaku yakin bahwa Lorenzo merupakan aset berharga bagi pabrikan asal Italia tersebut.
Lorenzo memang tiba di Ducati pada awal 2017. Hubungan kerja sama yang diprediksi akan berlangsung dalam jangka waktu yang panjang ini justru tak sesuai harapan. Lorenzo sempat mengalami paceklik kemenangan selama 1,5 tahun, sebelum ia menggebrak di Mugello, Italia pada Juni lalu.
Sayangnya, kemenangan ini datang terlambat. CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali telanjur melabeli Lorenzo sebagai 'juara dunia yang tak bisa memanfaatkan potensi motor' dan ingin menggantinya dengan Danilo Petrucci. Merasa tak diinginkan, Lorenzo pun memilih hengkang ke Honda.
Lorenzo Ingin Juara Bareng Ducati
Spencer tampaknya menjadi salah satu orang yang prihatin atas perpisahan Ducati dan Lorenzo, dan memahami bahwa Lorenzo sangat ingin merebut gelar bersama pabrikan asal Italia tersebut. Bahkan, pria asal Amerika Serikat ini yakin bahwa Lorenzo menghadirkan motivasi tersendiri bagi Andrea Dovizioso.
"Ducati telah menghabiskan banyak uang, melakukan banyak hal, melakukan banyak perubahan pada motor agar Jorge bisa finis. Saat mereka memutuskan takkan lanjut dengan Jorge, mereka justru menang. Saya tahu ia ingin juara dengan Ducati," ungkapnya.
"Jorge adalah berkah bagi mereka, karena ia mampu menekan dan membuat Dovi lebih baik. Hal ini terlihat dari tahun lalu. Setibanya Jorge di Ducati, lihat saja apa yang dilakukan Dovi. Semua orang mengira Jorge akan juara, dan ini justru membuat Dovi merasa lapang, dan justru ia lah yang bertarung dengan Marc Marquez," lanjutnya.
2019 Takkan Sama

Tahun depan, posisi Lorenzo di Ducati Corse akan diambil alih oleh Danilo Petrucci, yang saat ini masih membela Alma Pramac Racing. Spencer pun yakin kekuatan duet Dovizioso-Petrucci takkan sekuat duet Dovizioso-Lorenzo.
"Tahun ini, Dovi dan Jorge saling meningkatkan level performa sekaligus menantang Marc. Saya tak yakin hal yang sama akan terjadi bersama Dovi dan Danilo. Saya rasa kepergian Jorge takkan memengaruhi level performa Dovi, tapi jelas bakal lebih membantu jika Jorge bertahan," pungkasnya.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 15 Juni 2026 16:06Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
-
Otomotif 15 Juni 2026 11:22Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 18:28Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 17:56Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 17:24Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 16:57Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 16:22Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
BERITA LAINNYA
-
otomotif 15 Juni 2026 16:06Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Juni 2026 18:07DPR Setujui Ribuan Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer
-
Liputan6 21 Juni 2026 17:35Operasional MBG Depok Berhenti Sementara, Pekerja Dapur Ikut Diliburkan
-
Liputan6 21 Juni 2026 16:46LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus 2026
-
Liputan6 21 Juni 2026 15:50Ibu dan Dua Anak Diduga Keracunan Susu MBG, Ini Kata Pengelola SPPG
-
Liputan6 21 Juni 2026 14:45Pramono Beri Diskon Pajak 50 Persen untuk Film Nasional
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























