
Nexify - Federasi Balap Motor Internasional (FIM) memastikan bahwa MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram pada 20-22 Maret mendatang bakal tetap digelar sesuai rencana, meski wabah virus corona tengah menjangkit di sejumlah negara Asia. Pengumuman ini dirilis Kamis (20/2/2020).
Pada Jumat (14/2/2020) lalu, CEO Dorna Sports selaku promotor MotoGP, Carmelo Ezpeleta, mengaku lewat Diario AS bahwa pihaknya telah mengevaluasi potensi penyelenggaraan MotoGP Thailand meski optimistis semua bakal berjalan lancar.
Kekhawatiran mengenai wabah virus corona ini muncul di paddock MotoGP setelah gelaran Formula E di Sanya bulan ini dan Formula 1 di Shanghai pada April telah resmi ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.
Dijamin Tak Berbahaya
Bergabung di kalender MotoGP pada 2018 lalu, Seri Thailand biasanya digelar pada akhir September, namun mulai musim ini dipindahkan ke bulan Maret. Ezpeleta pun mengaku Dorna Sports telah meminta penjelasan mendetail soal situasi yang terjadi di Thailand.
"Kami tetap berangkat ke Qatar sesuai jadwal (6-8 Maret), karena mereka menjamin di sana tak ada bahaya. Tapi untuk pergi ke Thailand, yang lebih dekat (dengan wilayah wabah), kami telah minta informasi dari pemerintah dan kami tengah menunggu jawaban," ujarnya pekan lalu.
Kini FIM pun telah memastikan bahwa MotoGP Thailand akan aman digelar, dan seluruh peserta dan staf MotoGP tak perlu mencemaskan situasi kesehatan di sana. Berikut pernyataan resmi FIM.
Pernyataan Resmi FIM
"Departemen Olahraga Thailand mengonfirmasi bahwa Grand Prix Thailand, yang dijadwalkan digelar pada pertengahan Maret, bisa berjalan dengan aman.
"Menyusul komunikasi dengan pemerintahan Thailand, FIM, IRTA, dan Dorna Sports bisa mengonfirmasi bahwa Grand Prix Thailand akan tetap digelar bulan depan. Dengan wabah virus corona yang menyebar di beberapa lokasi dan memengaruhi beberapa gelaran dunia, keputusan ini butuh pertimbangan resmi selagi situasi di Thailand dimonitor.
"Usai berkonsultasi dengan Departemen Pengendalian Penyakit di bawah Kementerian Kesehatan Masyarakat, Departemen Olahraga Thailand telah menyatakan secara resmi, mewakili pemerintah Kerajaan Thailand, bahwa tak ada risiko besar, mengingat negara itu telah merawat pasien terinfeksi dan telah melakukan tindakan-tindakan preventif, yang membuat mereka menjadi negara dengan jumlah pasien sembuh total terbanyak di dunia.
"FIM, IRTA, dan Dorna pun bisa mengonfirmasi bahwa MotoGP akan kembali ke Buriram pada 20-22 Maret untuk GP Thailand yang spektakuler."
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 14:16WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026
-
Liputan6 5 Agustus 2026 14:02Warga Tewas Terbakar Saat Terobos Kepulan Asap Karhutla di Ketapang
-
Liputan6 5 Agustus 2026 13:41Lansia Luka Parah Ditabrak JakLingko, Sopir Dipecat
-
Liputan6 5 Agustus 2026 13:35Kesaksian Penemu Korban Mutilasi di Depok, 'Saya Kira Itu Sampah'
-
Liputan6 5 Agustus 2026 13:30Bukan Lapangan Padel, 10 Pohon di Bandung Ditebang untuk Videotron
-
Liputan6 5 Agustus 2026 13:18KPK Banding Vonis 2 Tahun Abdul Wahid
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























