
Nexify - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, sudah berusaha keras tetap optimistis dan berpikir positif soal paket motornya yang tertinggal jauh dari paket para rider Yamaha lainnya di MotoGP 2021. Namun, ia juga tak memungkiri kurangnya dukungan Yamaha dan rendahnya performa YZR-M1 miliknya jadi berimbas ke mana-mana.
Seperti diketahui, 2021 adalah musim ketiga Morbidelli di Yamaha. Uniknya, meski ia sukses merebut gelar runner up dan jadi rider Yamaha terbaik pada 2020, ia masih saja mengendarai M1 versi 2019 sampai kini. Bagi sebagian pihak, hal ini tentu tak bisa diterima. Morbidelli sendiri kecewa, namun ia tak mau berpikir negatif.
"2020 memberi saya suntikan kepercayaan diri, tapi saya tak tahu apa ekspektasi saya untuk musim ini. Saya hanya berharap setidaknya situasi saya bisa sama dengan 2020, namun sejatinya saya tak tahu. Kami dapat tamparan keras di Qatar (finis ke-18). Kami sangat syok," kisah rider Italia berdarah Brasil ini via MotoGP.com, Senin (14/6/2021).
Top Speed Yamaha Jadi Masalah Genting

Tamparan jauh lebih keras pun diterima Morbidelli dan kru di Mugello, Italia, di mana ia finis ke-16, ketiga kalinya gagal meraih poin. Menurutnya, Mugello adalah balapan terberatnya pada 2021. Ia sulit bertarung akibat trek lurus Mugello yang sangat panjang, disertai rendahnya tenaga mesin Yamaha, terutama M1 miliknya sendiri yang 'jadul' dibanding tiga M1 lainnya.
"Ini adalah masalah utama, dan lebih genting dari yang biasa kita lihat di MotoGP. Perbedaan saya di trek lurus sangatlah besar dibandingkan dengan tak hanya pabrikan lain, namun juga rider-rider yang sepabrikan dengan saya," tutur Morbidelli, yang mengakui bahwa kendala ini memaksanya mengubah gaya balap.
Alhasil, ia jadi tak terbiasa, hingga masalah lainnya pun muncul. "Perbedaannya sungguh masif, kadang sampai memengaruhi tak hanya performa di trek lurus, melainkan juga gaya balap saya hingga selalu ngotot dan tak bisa berkendara sehalus biasanya. Kadang ini adalah lingkaran setan yang terus bergulir turun," lanjutnya.
Masih Punya Firasat Baik
Juara dunia Moto2 2017 ini pun tak memungkiri bahwa berlaga di MotoGP adalah tantangan besar, dan ia juga tak menyembunyikan kekecewaannya karena Yamaha menolak memberinya M1 spek terbaru. Namun, anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini pantang menyerah dan yakin hal-hal baik akan datang padanya musim ini.
"Ini tantangan berat, namun saya punya firasat bahwa tahun ini akan menyajikan hal lebih hebat pada saya. Ini bukan sekadar pertarungan dengan orang lain, melainkan juga pertarungan dengan diri saya sendiri. Tentu saya tak bisa puas atas dukungan teknis yang saya dapat, namun saya senang atas dukungan (moral) yang diberikan orang-orang Yamaha kepada saya," pungkasnya.
Menjelang MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring pada 18-20 Juni nanti, Morbidelli telah mengoleksi satu podium musim ini, usai finis ketiga di Jerez, Spanyol. Rider berusia 26 tahun ini tengah berada di peringkat 10 pada klasemen pembalap, tertinggal 70 poin dari rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, di puncak.
Sumber: MotoGP
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- Sang Ayah: Usai Pensiun, Valentino Rossi Bakal Tidur, Balapan Mobil, dan Urus VR46
- Johann Zarco-Miguel Oliveira Prediksi Remy Gardner Langsung Cepat di Tech 3 KTM
- Fabio Quartararo Yakin Miguel Oliveira Kandidat Juara Dunia MotoGP 2021
- KTM Pede Raul Fernandez Takkan Gantikan Valentino Rossi di Petronas
- 6 Merek Baju Balap Rider MotoGP, Siapa yang Paling Banyak Pengguna?
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 05:53Tes Medis Beres, Bruno Guimaraes Segera Resmi Jadi Pemain Arsenal
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 05:16Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs Arema FC 6 Agustus 2026
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 04:52Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 06:13Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:50Detik-Detik Avanza Tabrak 7 Motor Penjemput Pelajar MTsN di Bandar Lampung
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:37Kades di Pandeglang Buka Suara Soal Jenazah Anak Dibawa Motor
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:00Ketika Empati Hilang, Coreng Wajah Pelayanan Kesehatan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 01:05BGN Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 23:00Menkes dan BGN Duduk Bareng Ahli Gizi, Bahas Perbaikan MBG
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























