Gagal Finis di MotoGP Spanyol 2026 Akibat Kendala Rem, Pecco Bagnaia Tekad Belajar dari Alex Marquez

Nexify - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, tak pelak lagi merasa kecewa karena gagal finis dalam balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (26/4/2026). Bagnaia mengaku sudah tak nyaman sejak start.
Start kesembilan, Bagnaia langsung melorot ke posisi 13 pada lap pembuka. Ia sempat menyalip banyak rider dan memperbaiki posisi, sampai kembali menduduki posisi kesembilan pada Lap 7.
Sayang, pada Lap 13, ia terlihat melamban, sebelum memutuskan kembali ke garasi dan gagal finis. Setelah balapan, Bagnaia mengaku kepada TNT Sport bahwa kendala rem mendera Desmosedici GP26 miliknya.
Sulit Kurangi Kecepatan, Terpaksa Stop

"Masalah kecil. Tim berusaha memahami situasinya, tapi ini hal yang sayangnya bisa terjadi. Saya start dengan sedikit tak nyaman tapi tetap cukup kompetitif. Namun, lap demi lap, saya memburuk dan perlu berhenti. Sangat sulit mengurangi kecepatan," curhat Bagnaia.
Uniknya, di antara para pengendara motor Desmosedici GP26, hanya Fabio di Giannantonio yang mampu konsisten memperebutkan podium. Alex Marquez bahkan harus puasa podium sebelum akhirnya menang di Jerez.
Atas alasan ini, Bagnaia merasa harus mempelajari data Alex demi menjalani seri-seri berikutnya dengan lebih baik. Tiga kali juara dunia ini juga melemparkan pujian atas kinerja solid Alex dan kru BK8 Gresiini Racing.
Tekad Pelajari dan Tiru Alex Marquez dan Gresini
"Saya rasa kami sedikit lebih maju hari ini (Minggu), sensasi saya di atas motor sedikit lebih baik. Namun, Alex dan Gresini bekerja luar biasa, mereka bekerja jauh lebih baik dan mereka banyak berkembang," tutur Bagnaia.
"Tadinya, Alex sangat kesulitan dengan GP26, dan akhir pekan ini dia banyak berkembang. Jadi, kami hanya perlu mempelajari mereka dan mungkin meniru mereka," pungkas anak didik Valentino Rossi ini.
Kini, Bagnaia menduduki peringat kesembilan klasemen pembalap dengan koleksi 34 poin, sudah tertinggal 67 poin dari sahabatnya yang membela Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, di puncak.
Sumber: TNT Sport
Baca Juga:
- Veda Ega Pratama Dipuji Manajer Honda Team Asia Berkat Aksi Comeback Gemilang di Moto3 Spanyol 2026
- Start Ke-17 dan Finis Ke-6, Veda Ega Pratama Petik Pelajaran Penting di Moto3 Spanyol 2026
- Alex Marquez Heran Bisa Menangi MotoGP Spanyol 2026, Sebut Keajaiban Setelah Merasa Pesimistis
- Marc Marquez Lega Lolos dari Cedera, Ngaku Sudah Sulit Menang Sejak Start MotoGP Spanyol 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
-
otomotif 12 Juni 2026 16:46Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
-
otomotif 12 Juni 2026 16:45Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























