
Nexify - Test rider Ducati Corse, Michele Pirro, naik pitam usai Grand Prix Commission (GPC) menghapus partisipasi pebalap wildcard di MotoGP 2020 menyusul keputusan penekanan jumlah pekerja di paddock seiring anjuran physical distancing di tengah pandemi virus corona.
Kebijakan itu dirilis GPC pekan lalu, yang berarti seluruh test rider MotoGP, yakni Pirro (Ducati), Jorge Lorenzo (Yamaha), Stefan Bradl (Honda), Mika Kallio, Dani Pedrosa (KTM), Bradley Smith, Lorenzo Savadori (Aprilia), dan Sylvain Guintoli (Suzuki) bakal absen balapan selama 2020.
Pirro sendiri biasanya menjalani tiga balapan sebagai rider wildcard untuk Ducati, sebagai hadiah kerja kerasnya mengembangkan Desmosedici, serta sebagai sesi di mana Ducati bisa mengonfirmasi dan mengevaluasi semua perangkat terbaru dalam pekan balap.
GPC Terlalu Dini Ambil Keputusan

"Saya sangat kecewa. Mengambil keputusan sedini ini menurut saya tidak tepat. Entah apakah ini adalah cara mereka untuk mendorong seseorang 'membayar' atas 'sesuatu' yang sudah ia lakukan. Tapi saya rasa ini tidak tepat," ujarnya via Motosprint, Minggu (17/5/2020).
Dorna Sports sendiri bertekad memulai musim balap di Jerez, Spanyol, pada pertengahan Juli, namun belum ada izin dari pemerintahan setempat. Pirro pun yakin, jadwal balap yang belum pasti seharusnya tak membuat GPC buru-buru menghapus fasilitas wildcard.
"Saya bakal paham jika keputusan ini diambil sebulan sebelum balapan dimulai, tapi saat ini belum diketahui kapan musim balap bisa dimulai dan berapa balapan yang bisa digelar," ungkap pebalap asal Italia ini.
Tuduh Honda Sebagai Biang Keladi
Pirro pun tak malu-malu menuduh Honda Racing Corporation (HRC) sebagai dalang penghapusan wildcard selama 2020. Ia menyebut ini adalah cara Honda untuk menghalangi Jorge Lorenzo untuk menjadi pebalap wildcard untuk Yamaha.
"Mungkin Honda ingin membuat Jorge kapok karena telah kembali ke Yamaha. Tapi saya bukan Jorge, yang telah meraih banyak hal dan bisa tinggal di rumah saja. Saya rasa saya masih bisa mengerahkan banyak hal di MotoGP," pungkasnya.
Lorenzo, yang berkawan baik dengan Pirro, memang sempat menerima tawaran turun balapan dengan fasilitas wildcard bersama Yamaha di MotoGP Catalunya, Spanyol, 5-7 Juni. Namun, rencana itu batal setelah seri tersebut ditunda akibat pandemi virus corona.
Video: Alex Marquez Bekuk Marc Marquez di MotoGP Virtual Race Misano
Baca Juga:
- Dorna: 'MotoGP Takkan Dibatalkan Jika Ada Kru Terpapar Covid-19'
- Max Biaggi: Rivalitas dengan Valentino Rossi Itu Periode Indah
- Yamaha Beri Kode Ingin Pertahankan Jorge Lorenzo di MotoGP 2021
- Yamaha Kecewa Berat Jorge Lorenzo Batal Balapan Wildcard
- Video: Alex Marquez Bekuk Marc Marquez di MotoGP Virtual Race Misano
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 17:00Inggris yang Masih Penuh Misteri
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 16:00Maroko dan Magi yang Tak Pernah Hilang
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 15:00Belanda Terjungkal Saat Garis Akhir Sudah Terlihat
-
Lain Lain 30 Juni 2026 13:49Welcoming Dinner FimelaXclusive Batch 4: Akrab, Hangat, dan Berkesan
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 17:12Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Meluas hingga Dua Hektare
-
Liputan6 30 Juni 2026 17:11Nadiem Mengaku Tak Mampu Bayar Uang Pengganti Rp 809 Miliar
-
Liputan6 30 Juni 2026 16:56Jaksa: Vonis Nadiem Makarim Bukan Soal Menang Kalah
-
Liputan6 30 Juni 2026 16:46Hal Memberatkan dan Meringankan Vonis Nadiem Makarim
-
Liputan6 30 Juni 2026 16:45DPR Minta Anggaran Riset Lebih dari Rp 4 Triliun
-
Liputan6 30 Juni 2026 16:25DPR Buka Suara soal Usulan Aturan Pidana LGBT
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























