
Nexify - Pebalap Real Avintia Racing, Johann Zarco, mengaku bersyukur bisa dapat kesempatan menjalani latihan motor di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada Rabu (3/6/2020), setelah sempat menjalani pemeriksaan polisi menyusul adanya protokol ketat akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Zarco yang tinggal di area Avignon, Prancis, bertekad untuk menyusul para rider MotoGP, Moto2, dan Moto3 yang tinggal di Spanyol dan Andorra, yang sudah mulai berlatih dengan motor superbike dan supersport di Sirkuit Barcelona-Catalunya selama beberapa pekan terakhir.
Meski begitu, memasuki wilayah Spanyol bukanlah perkara yang mulus bagi Zarco, karena saat berada di perbatasan negara, ia dihentikan polisi untuk menjalani interogasi soal alasan dan keperluannya di Negeri Matador. Peristiwa ini pun membuktikan rumitnya perjalanan paddock MotoGP pada masa pandemi.
Dihentikan Polisi di Perbatasan Negara
View this post on Instagram
Beruntung, Zarco telah mendapatkan dokumen-dokumen penting dari Dorna Sports selaku promotor MotoGP, yang bisa membuatnya mendapat izin untuk memasuki wilayah Spanyol. Hal ini ia nyatakan kepada MotoGP.com, di sela kegiatannya mengendarai Ducati Panigale V4.
"Saya beruntung, dan terima kasih kepada Dorna yang telah memberi saya beberapa dokumen agar bisa datang ke Catalunya, karena kemarin (2/6/2020), di perbatasan Prancis dan Spanyol, saya hentikan polisi untuk mengontrol mengapa saya hendak masuk ke Spanyol," ujarnya.
Tanpa Dokumen Dorna, Bisa Batal Latihan
"Tanpa dokumen dari Dorna, saya tak bisa datang untuk latihan. Tapi saya bisa dan rasanya menyenangkan. Saya senang bisa kembali melaju lebih dari 300 km/jam. Dengan Panigale, memungkinkan untuk berkendara sangat cepat," lanjut Zarco.
"Latihan ini sangat penting karena saya bisa lihat saya sedikit kehilangan refleks. Jadi, memang penting untuk melaju secepat mungkin agar kembali terbiasa dan mempersiapkan diri menjelang balapan di Jerez pada Juli," pungkas juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini.
Sebelumnya, test rider KTM, Dani Pedrosa juga sempat nyaris dikarantina di Vienna, Austria, ketika hendak menjalani uji coba tertutup di Sirkuit Red Bull Ring, karena tak membawa dokumen lengkap meski telah membuktikan hasil negatif tes Covid-19.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
- Jorge Lorenzo Hanya Kembali Balapan Jika Ada Jaminan Juara Lagi
- Jorge Lorenzo: Target Saya Cuma Satu, Bantu Rider Yamaha Juara
- Jorge Lorenzo: Marc Marquez Luar Biasa, Tapi Bisa Dikalahkan
- 'Maverick Vinales Bakal Jadi Rival Terberat Marc Marquez'
- Manajer Jorge Martin Akui Negosiasi Serius dengan Pramac-Ducati
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
Otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:49Klasemen Pembalap Formula 1 2026
-
otomotif 14 Juni 2026 21:48Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Catalunya
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























