
Nexify - Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo, meyakini dirinya masih bisa merebut gelar dunia di MotoGP, namun juga mengaku tak mau melakukannya. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Diario AS, saat menjalani karantina mandiri di Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (13/4/2020) lalu.
Lorenzo yang tahun lalu membela Repsol Honda, memilih pensiun pada akhir musim akibat cedera punggung berkepanjangan. Meski begitu, pada Januari lalu ia justru menerima jabatan sebagai test rider Yamaha. Keputusan ini membuatnya dikabarkan akan kembali balapan secara penuh pada 2021. Tapi Lorenzo membantah.
"Saya tahu banyak orang berpikir saya akan kembali. Saya masih berusia 32 tahun, fase di mana fisik saya harusnya masih kuat mengendarai motor, dan harusnya tak hilang refleks atau kecepatan, entah dengan Yamaha atau Ducati. Mungkin Yamaha lebih alami untuk saya, tapi saya juga sangat cepat dengan Ducati," ungkapnya.
Hanya Mau Bela Yamaha Jika Kembali
Rider Spanyol ini pun mengaku dirinya tak lagi punya hasrat balapan, ingin menikmati hidup bebas, dan mengendarai Yamaha tanpa beban kompetisi. Meski begitu, jika masih punya hasrat balapan dan fisik yang mendukung, Lorenzo yakin ia bisa meraih gelar dunia keenam.
"Jika ditanya apa saya masih lihat diri saya bisa merebut gelar dalam usia 32 tahun, jawabannya 'ya'. Apa saya mau melakukannya? Tidak. Jika kembali, pabrikan mana yang saya ingin bela? Jawabannya Yamaha, 100%. Dengan motor apa saya bisa cepat? Yamaha dan Ducati," ujarnya.
Akankah Cepat Juga di Suzuki?
Dalam wawancara yang sama, Lorenzo juga ditanya apakah dirinya memprediksi juga bisa melaju cepat Suzuki, mengingat motor GSX-RR sangat dikenal punya karakter yang mirip dengan YZR-M1 dengan Yamaha. Lorenzo pun mengaku tak bisa sesumbar, jika mengingat pengalaman buruknya bersama Ducati dan Honda.
"Entahlah. Orang bilang saya bisa langsung cepat pada tahun pertama di Ducati, nyatanya tidak. Saat diumumkan akan membela Honda, saya juga pikir kami bisa jadi tim yang kuat, tapi akhirnya malah jadi musim yang buruk. Anda takkan pernah tahu apa yang akan terjadi sampai Anda menjajal sebuah motor," pungkasnya.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
- MotoGP Tolak Gelar Dua Balapan per Seri Seperti WorldSBK
- Ducati Usul Satu Motor per Pebalap, Tolak MotoGP Pakai Format WorldSBK
- Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
- WorldSBK Aragon-Misano Resmi Ditunda, Imola Dibatalkan
- Johann Zarco Beli PlayStation demi Ikut MotoGP Virtual Race
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 20:43Link Streaming Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 20:182 Wajah Brasil saat Kalahkan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 18:14Akhir Karier Julian Nagelsmann Bersama Timnas Jerman?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 19:35Makna Mawar Kuning di Sidang Nadiem
-
Liputan6 30 Juni 2026 19:15OTT KPK di Kuansing Diduga Terkait Jual Beli Jabatan
-
Liputan6 30 Juni 2026 18:37KPK Amankan 10 Orang dalam OTT di Kuantan Singingi
-
Liputan6 30 Juni 2026 18:30KPK OTT di Kuansing, Ruangan Bupati Suhardiman Amby Disegel
-
Liputan6 30 Juni 2026 18:23Menag Usul Insentif Guru Madrasah Honorer Rp 1,5 Juta
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























