
Nexify - Lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, mengaku sangat salut atas segala inovasi yang dihadirkan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, pada motor Desmosedici. Kini, motor tersebut dinilai sebagai motor terbaik yang ada di MotoGP, hingga Lorenzo merasa prihatin Dall'Igna belum pernah mengecap gelar dunia di kelas para raja.
Dall'Igna tadinya merupakan insinyur andalan Aprilia, merebut dua gelar GP250 bersama Lorenzo, serta tiga gelar di WorldSBK bersama Max Biaggi dan Sylvain Guintoli. Ia secara menghebohkan pindah ke Ducati pada akhir 2013. Berkat tangan dinginnya, Desmosedici pun kembali menjelma sebagai momok menakutkan di MotoGP.
Sayang, sejak Dall'Igna hadir, Ducati tetap belum bisa mengulang sukses Filippo Preziosi dan Casey Stoner yang juara pada 2007. Dall'Igna mentok di peringkat runner up, tiga kali dengan Andrea Dovizioso, dan sekali dengan Pecco Bagnaia. Melihat statistik ini, Lorenzo prihatin, namun yakin Ducati bakal punya kans besar tahun depan.
Prediksi Ducati Kembali Mengancam di MotoGP 2022

"Saya melihat 2022 sangat 'merah'! Saya sudah bilang tahun ini Ducati bakal jadi kandidat juara, meski ada faktor lain dari Fabio Quartararo, yang jadi juara dunia. Saya yakin Ducati telah mengalami kemajuan dan ini semua mayoritas berkat Gigi," ungkap Lorenzo kepada GPOne, Sabtu (27/11/2021), di sela gelaran EICMA di Milan.
"Setiap tahun, ia membuktikan bahwa ia selangkah lebih maju dari yang lain, membawa hal baru, sementara yang lain harus mengejar. Rasa-rasanya tak adil melihatnya belum pernah juara di MotoGP, apalagi jika mengingat apa yang sudah ia lakukan. Namun, saya rasa tahun depan Ducati punya kans besar," lanjutnya.
Uniknya, rasa kagum khalayak ramai pada Ducati juga diiringi kabar miring dari Quartararo dan Yamaha. Usai mengunci gelar di Seri Emilia Romagna, El Diablo diketahui sulit menjinakkan YZR-M1 yang tenaga mesinnya sangat tertinggal dari Ducati, bahkan blak-blakan mengaku tak puas atas hasil uji coba pascamusim di Jerez, Spanyol.
Nasihat Lorenzo untuk Quartararo

Melihat performa prototipe M1 versi 2022 yang tak punya kemajuan signifikan, Quartararo tak segan memberikan ultimatum pada Yamaha. Ia mengaku menolak tanda tangan kontrak baru setidaknya sampai seri pembuka musim baru di Qatar pada awal Maret, dan akan mempertimbangkan pindah tim jika M1 tetap stagnan.
Sebagai catatan, Quartararo dan Ducati sudah saling lirik sejak akhir 2019. Namun, Lorenzo menyarankan rider Prancis itu untuk hati-hati. "Jika Anda berebut kemenangan dengan sebuah motor, selalu lebih baik bertahan di tim yang sama saja. Pindah tim sangat berisiko, bisa-bisa Anda mengalami kemunduran," ungkapnya.
"Tapi sayangnya Yamaha memang bukan motor dengan revolusi besar, tak seperti Ducati. Jika membandingkan Ducati 2015 dan 2022, Anda melihat dua motor yang sangat berbeda, sementara Yamaha kurang lebih selalu motor yang sama. Namun, pada akhirnya, inilah filosofi mereka dan mereka masih bekerja keras," tutup Lorenzo.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Pegang Peran Krusial: Daftar Crew Chief Pendamping Para Rider di MotoGP 2022
- Jorge Lorenzo Resmi Diundang Valentino Rossi Balapan di La 100km dei Campioni
- Bantah Tuduhan Raul Fernandez, Aki Ajo: Wajar Kalau Dia Pikir Saya Tak Adil
- Valentino Rossi: Mungkin Rival Saya Sebal Lihat Fans Saya Kebanyakan
- Galeri Foto: Kerennya R1 GYTR VR46, 'Hadiah Pensiun' dari Yamaha untuk Valentino Rossi
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 10:00Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 07:55Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 05:53Tes Medis Beres, Bruno Guimaraes Segera Resmi Jadi Pemain Arsenal
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 6 Agustus 2026 10:00Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
-
Bola Dunia Lainnya 6 Agustus 2026 09:27Lionel Messi Cetak Brace, Inter Miami Libas Atletico San Luis 4-2
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 08:47Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 10:01War Tiket HUT ke-81 RI Diserbu 128 Ribu Orang, Peserta dari 14 Negara
-
Liputan6 6 Agustus 2026 09:43Penduduk Jakarta Berkurang Ribuan Orang, Ini Data Terbarunya
-
Liputan6 6 Agustus 2026 08:46Pamit Nonton Voli, Pelajar SMP Ditemukan Tewas di Waduk Greneng
-
Liputan6 6 Agustus 2026 07:34Babak Baru Kasus Pembunuhan Nus Kei
-
Liputan6 6 Agustus 2026 06:13Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:50Detik-Detik Avanza Tabrak 7 Motor Penjemput Pelajar MTsN di Bandar Lampung
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























