
Nexify - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, membeberkan alasan mengapa pihaknya lebih memilih Alex Rins ketimbang Joan Mir untuk diletakkan di Monster Energy Yamaha MotoGP pada 2024. Padahal, keduanya sama-sama punya prestasi mentereng di Suzuki Ecstar.
Rins dan Mir bertandem di Suzuki pada 2019-2022 dan sangat berpengalaman di atas GSX-RR, motor berkonsep mesin inline 4 seperti mesin YZR-M1 milik Yamaha. Rins meraih 17 podium dan 5 kemenangan bersama Suzuki, sementara Mir merebut 1 gelar dunia, 13 podium, dan 1 kemenangan.
Usai Suzuki mendadak memilih mundur dari MotoGP pada akhir 2022, nasib mereka sempat terkatung-katung sebelum digaet Honda Racing Corporation (HRC) musim ini. Rins diletakkan di LCR Honda Castrol, dan Mir di Repsol Honda. Sayang, keduanya sama-sama kesulitan di atas RC213V.
Sebut Talenta Alex Rins Lebih Alami

Sepanjang rehat musim panas, Rins dan Mir sama-sama digosipkan bernegosiasi dengan Monster Energy Yamaha untuk menggantikan Franco Morbidelli. Namun, Rins akhirnya mendapatkan tempat itu, sementara Mir bertahan di Repsol Honda. Jarvis pun punya alasan mengapa pihaknya memilih Rins.
"Alex adalah petarung sejati. Joan merupakan pembalap yang efisien dan cepat, ini berhubungan. Namun, ia hanya pernah memenangkan satu Grand Prix. Sementara itu, Alex punya talenta yang lebih alami dan terkadang mampu melakukan hal-hal sensasional," ujarnya via GPOne, Senin (14/8/2023).
Kagumi Kemenangan Alex Rins di Seri Austin
Jarvis juga mengaku kagum melihat performa Rins saat memenangi main race di Seri Austin, ketika Honda dikenal sebagai motor yang sulit dijinakkan. "Jangan lupa bahwa ia merupakan satu-satunya rider non-Ducati yang memenangkan balapan (sebelum Aleix Espargaro memenangi Seri Inggris)," ucapnya.
"Tahun lalu ia menang dua kali dengan Suzuki dan tahun ini dengan Honda. Oke, Austin adalah trek keberuntungannya, tetapi ia punya perilaku positif dan pengalaman di atas mesin inline 4. Selain itu, ia juga ingin membela kami," pungkas Jarvis, yang memimpin proyek Yamaha di MotoGP sejak 1999.
Sumber: GPOne
Baca juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
-
otomotif 12 Juni 2026 16:46Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
-
otomotif 12 Juni 2026 16:45Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























