
Nexify - - Test rider Honda Racing Corporation (HRC) sekaligus pengamat MotoGP, Stefan Bradl menyarankan KTM untuk tak kelewat terlena atas hasil gemilang Pol Espargaro di MotoGP Le Mans, Prancis, akhir pekan lalu. Dalam balapan itu, Espargaro sukses finis di posisi 6, hasil terbaik KTM dalam kondisi kering.
Tak hanya itu, Espargaro juga hanya finis 5,9 detik di belakang sang pemenang, Marc Marquez/ Espargaro mengaku sulit percaya hasil ini bisa diraih hanya dalam kurun 2,5 tahun, namun Bradl, yang punya andil besar dalam pengembangan Honda setahun belakangan, memberi peringatan kepada KTM agar tak terlena.
"Ini jelas sinyal yang sangat baik. Mereka bisa berbangga soal hasil ini, tapi saya ingin menunggu perkembangan mereka di balapan-balapan selanjutnya. Mereka jelas mengalami kemajuan dan lebih dekat dengan grup terdepan. Tapi jangan terlena satu balapan saja. Ini baru seri kelima, dan mereka harus mengonfirmasi kemajuan ini setiap dua pekan," ujarnya lewat Motorsport Total.
Berkat Kerja Keras KTM di Uji Coba
Meski begitu, Bradl tetap salut pada performa Espargaro. Menurutnya, ini semua adalah hasil jerih payah KTM, yang selama sebulan terakhir menjalani uji coba tertutup di Le Mans dan Jerez untuk menjajal berbagai perangkat baru, termasuk swingarm karbon, yang dipamerkan secara publik untuk pertama kali akhir pekan lalu.
"Performa Pol sangat kuat, dan KTM telah menjajal banyak hal selama beberapa pekan terakhir sejak seri pembuka di Jerez. Mereka mencoba berbagai perangkat baru. Cuaca Le Mans juga sulit, tak ada yang punya persiapan matang sejak sesi latihan. Tapi Pol menuju arah yang tepat sejak momen pertama," ujarnya.
Sayangkan Performa Zarco
Di lain sisi, juara dunia Moto2 2011 asal Jerman ini mengaku menyayangkan Johann Zarco belum juga mampu bersaing dengan Espargaro, dan hanya mampu finis di posisi 13. Bradl pun yakin rider Prancis itu butuh waktu lebih banyak untuk beradaptasi dengan RC16.
"Johann harus bekerja lebih keras. Dengan begitu KTM bisa mengejar di klasemen tim dan konstruktor. Saat ini Pol bekerja sangat baik. Tak mudah bagi KTM untuk bekerja dengan dua arah pengembangan. Pol sudah lama berada di KTM, dan Johann masih sulit beradaptasi. Tapi saya rasa ia hanya butuh waktu," tutupnya.
Saat ini Espargaro duduk di peringkat 9 pada klasemen pebalap dengan koleksi 31 poin, sementara Zarco ada di peringkat 15 dengan 10 poin. KTM berada di peringkat 5 pada klasemen konstruktor dengan 31 poin, sementara Red Bull KTM Factory Racing duduk di peringkat 8 pada klasemen tim dengan 41 poin.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 5 Agustus 2026 23:37Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 01:05BGN Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 23:00Menkes dan BGN Duduk Bareng Ahli Gizi, Bahas Perbaikan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























