
Nexify - - Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Bradley Smith menyebut bahwa penampilan nekat rider Repsol Honda, Marc Marquez sungguh menakutkan sekaligus menakjubkan untuk ditonton, terutama aksi-aksi 'save' yang berkali-kali ia lakukan selama berkarir di MotoGP.
Meski dikenal dengan aksi-aksi 'save'-nya yang spektakuler, Marquez juga dikenal kerap mengalami kecelakaan dalam sesi latihan, namun justru jarang melakukan kesalahan dalam sesi balap. Jumlah kecelakaan yang ia alami setiap tahun memang tinggi, namun bagi Marquez sendiri hal ini tak mengherankan.
Rider 25 tahun ini menyatakan bahwa kecelakaan-kecelakaan ini terjadi hanya karena ia ingin mencari limit performanya, dan bukan karena ceroboh dan tak berhati-hati. Para rivalnya sendiri mulai yakin bahwa ini merupakan teknik baru yang perlu dipelajari. Smith pun mengaku terheran-heran.
Sekadar Peringatan

Rider Inggris ini menyatakan bahwa biasanya, sebuah kecelakaan dapat memengaruhi kepercayaan diri seorang pembalap saat kembali ke lintasan. Meski begitu, hal ini tak terjadi pada Marquez. Setiap kali ia terjatuh, ia akan kembali ke lintasan dan melaju lebih cepat.
"Marc siap ambil risiko. Ini harusnya bikin gugup, tapi malah tak mengganggunya. Jika Anda jatuh, biasanya kepercayaan diri bakal turun. Tapi jika terbiasa 'menyelamatkan' diri di setiap pekan, maka Anda hanya akan menganggapnya sebagai peringatan. Marc bisa melakukannya dan bahkan mentertawakannya sendiri," ujar Smith kepada Speedweek.
Teknis Fantastis

Smith yakin para rider MotoGP lain kerap mempelajari teknik Marquez yang satu ini, namun tak banyak yang sukses. Rider 27 tahun ini memang kerap berlatih bersama Marquez, dan mengaku menyaksikan sendiri semua tekniknya.
"Rider lain bisa mencoba, tapi tak banyak yang bisa melakukan apa yang dilakukan Marc. Ia punya gaya sendiri, saya melihatnya dalam latihan motocross dan dirt track. Begitulah dia. Ia mengerahkan segalanya dan selalu 'menyelamatkan' diri. Tak ada yang bisa memengaruhinya dan tak banyak yang bisa seperti itu. Tekniknya sangat fantastis," ungkap Smith.
Tak Pernah Takut

Smith juga angkat topi atas keberanian Marquez dalam mengambil risiko. "Ia sama sekali tak punya rasa takut, karena ia tak melakukan hal ini pada balapan. Ia hanya melakukannya dalam latihan. Ia lebih santai dalam balapan. Ia mencoba segalanya dalam latihan dan menghancurkan semua orang di kualifikasi dan balapan," tutup runner up GP125 2009 ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 5 Agustus 2026 23:37Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 21:23Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 23:00Menkes dan BGN Duduk Bareng Ahli Gizi, Bahas Perbaikan MBG
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji 50 Persen
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























