
Nexify - Manajer Ducati Lenovo Team, David Tardozzi, menyebut kondisi bahu kanan yang belum ideal jadi salah satu faktor Marc Marquez tampil loyo di MotoGP Americas 2026, yang biasanya justru jadi wilayah kekuasaannya.
Marquez tak pernah benar-benar garang sepanjang pekan balap di Circuit of The Americas (COTA). Ia bahkan jatuh dan menabrak Fabio di Giannantonio dalam Sprint pada Sabtu (28/3/2026), yang berbuah long lap penalty di balapan Grand Prix keesokan harinya.
Selepas start, ia menduduki posisi keempat, tapi sulit mengimbangi kecepatan rival dan melorot ke posisi keenam, sebelum menjalani long lap pada Lap 4, di mana ia kembali ke trek di posisi 11.
Cedera Bahu dari Mandalika Belum Pulih

Marquez susah payah memperbaiki posisi, berjibaku dengan Raul Fernandez, Enea Bastianini, Pecco Bagnaia, dan Alex Marquez, sebelum akhirnya finis kelima. Hasil ini tentu tak biasa, mengingat ia tujuh kali menang di COTA.
"Jika Anda tanya soal persentase, saya tak bisa bilang. Namun, saya yakin dia belum dalam kondisi prima. Apa yang terjadi di Indonesia masih berdampak. Dia belum kembali normal," kata Tardozzi via Sky Sport Italia.
Marquez juga disulitkan oleh fakta bahwa performa superior Ducati dalam enam tahun terakhir mulai diancam oleh Aprilia. Lewat Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, Aprilia kembali finis 1-2 dalam balapan ini.
Pengakuan dan Pujian dari Ducati untuk Aprilia
Lewat GPOne, Tardozzi mengakui ketangguhan Aprilia dan memuji betapa cepatnya pabrikan asal Noale, Italia, itu mencari kemajuan pada performa motor RS-GP. Apalagi, mereka memiliki susunan pembalap yang kuat.
"Aprilia telah meningkat pesat. Melihat data antara tahun lalu dan tahun ini, mereka telah meningkat 0,7-0,8 detik. Kami hanya maju 0,1-0,2 detik," ungkap pria Italia yang juga eks pembalap WorldSBK itu.
"Ini peningkatan yang mengesankan. Mereka memiliki pembalap yang kuat, seperti kami, tetapi kami perlu mempercepat langkah," pungkas Tardozzi.
Sumber: Sky Sport Italia, GPOne
Baca Juga:
- 5 Rekor Baru Tercatat di Balapan MotoGP Amerika 2026, Marco Bezzecchi Makin Tak Terbendung!
- Alami Highside di Balapan Moto3 Amerika 2026, Veda Ega Pratama Jelasakan Kesalahan Sendiri
- Marco Bezzecchi Berkuasa dari Start sampai Finis di Balapan MotoGP Amerika 2026, Aprilia Finis 1-2
- Senna Agius Menangi Balapan Moto2 Amerika 2026 yang Sempat Dihentikan Akibat Insiden Mengerikan
- Guido Pini Menangi Balapan Moto3 Amerika 2026, Veda Ega Pratama Alami Highside
- Video Kecelakaan Highside Veda Ega Pratama di Moto3 Amerika 2026, Terpaksa Gagal Finis
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 10:00Debut Langsung Cetak Gol, Mikel Arteta Sanjung Christos Tzolis
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 09:30Arsenal Hajar Girona, Mikel Arteta Full Senyum!
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 09:00Solid Selama Pra Musim, Mason Mount Siap Jadi Pembeda Bagi Manchester United
-
Bola Indonesia 2 Agustus 2026 08:00Bobol Gawang Aston Villa, Arkhan Kaka Enggan Berpuas Diri
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 10:00Debut Langsung Cetak Gol, Mikel Arteta Sanjung Christos Tzolis
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 09:30Arsenal Hajar Girona, Mikel Arteta Full Senyum!
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 09:00Solid Selama Pra Musim, Mason Mount Siap Jadi Pembeda Bagi Manchester United
-
Bola Indonesia 2 Agustus 2026 08:00Bobol Gawang Aston Villa, Arkhan Kaka Enggan Berpuas Diri
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 07:30Chelsea Tumbang Lawan Spurs, Xabi Alonso: Ini Pembelajaran Bagi Kami!
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 2 Agustus 2026 10:19Petugas Damkar Gugur Tangani Kebakaran di Kramat Jati, Begini Kronologinya
-
Liputan6 2 Agustus 2026 10:07KPK Buka Suara Terkait Kabar Intervensi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Liputan6 2 Agustus 2026 08:52Kapal Nelayan Indonesia Diserang di Papua Nugini, Jenazah Nakhoda Hilang
-
Liputan6 2 Agustus 2026 07:22Akhir Rekor Nirmal Purja, Penakluk 14 Gunung Tertinggi Tercepat Dunia
-
Liputan6 2 Agustus 2026 06:53Drone Thermal Dikerahkan Cari Nelayan Tersapu Ombak di Pantai Medewi
-
Liputan6 2 Agustus 2026 05:21Nirmal Purja, Pendaki Asal Nepal Tewas saat Ekspedisi Broad Peak Pakistan
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























