
Nexify - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku ogah menyalahkan Spesialis Traumatologi MotoGP, dr. Xavier Mir dan timnya, atas cedera patah tulang lengannya yang belum diketahui secara pasti kapan untuk sembuh. Hal ini ia sampaikan via DAZN seperti yang dikutip GPOne, pada Selasa (22/9/2020).
Marquez diketahui mengalami patah tulang humerus kanan usai terjatuh keras di MotoGP Spanyol pada Minggu (19/7/2020) dan menjalani operasi di Barcelona pada Selasa (21/9/2020). Dua hari setelah operasi, Marquez kembali ke Jerez untuk mencoba turun di MotoGP Andalusia.
Marquez memutuskan untuk absen dari sesi FP1 dan FP2, namun usai mencoba berkendara di sesi FP3 pada Sabtu (25/7/2020), lengan Marquez makin memar dan bengkak, hingga ia memutuskan mundur sepenuhnya dari sisa pekan balap dan bertekad kembali di MotoGP Brno, Ceko.
"Usai operasi pertama, kami ikuti rekomendasi para dokter yang memberi saya lampu hijau untuk kembali berkendara, dan menjalani kehidupan normal, tapi ternyata tak begitu realitanya. Saya sendiri masih percaya pada dr. Mir dan timnya, karena siapa pun bisa melakukan kesalahan," ujar Marquez.
Lebih Baik Fokus Sembuhkan Cedera
Ternyata, hanya beberapa hari sebelum berangkat ke Brno, tepatnya pada Senin (3/8/2020), plat titanium yang ditanamkan beserta 12 sekrup pada lengannya mendadak patah saat ia coba membuka jendela rumah. Ia pun terpaksa dioperasi untuk kedua kali pada hari yang sama, dan terancam absen semusim.
"Saya menjalani operasi kedua dan logisnya mereka lebih hati-hati. Waktu adalah hal yang saya butuhkan untuk pulih. Sudah jelas saya kehilangan satu musim, tapi kini lebih baik menyembuhkan diri dan kembali sekuat mungkin ketika tubuh saya mengizinkan," ungkap delapan kali juara dunia ini.
Marquez pun tak mau menyalahkan dr. Mir dan timnya atas fakta bahwa plat titaniumnya ternyata tak cukup kuat menahan patahan tulangnya. Ia bahkan masih percaya pada dokter asal Spanyol tersebut, dan menjadi orang pertama yang meminta dr. Mir untuk memimpin operasinya yang kedua.
Selalu Percaya pada Dokter
"Saya beri Anda contoh: jika Anda operasi kaki dan para dokter bilang Anda bisa jalan tanpa tongkat dan Anda tak merasa sakit, apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda tetap mau pakai tongkat bahkan jika Anda tak merasa sakit?" ungkap pembalap berusia 27 tahun tersebut.
"Plat saya ternyata tak cukup kuat seperti dugaan para dokter. Itu memang kesalahan, tapi mudah bagi orang untuk menghakimi. Saya sendiri orang pertama yang ingin dr. Mir menjalankan operasi kedua, karena ia telah melakukan ribuan intervensi dan semuanya berhasil," pungkasnya.
Meski belum diketahui kapan ia bisa kembali balapan, Marquez kini sudah mulai kembali berlatih fisik, seperti latihan lari dan sepeda. Meski tak bisa ikut berebut gelar, ia mengaku ingin setidaknya menjalani satu balapan sebelum musim ini berakhir sebagai persiapan menjelang 2021.
Sumber: DAZN/GPOne
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Jorge Martin Akhirnya Negatif Covid-19, Boleh Ikut Moto2 Catalunya
- Gagal Turunkan Tim di MotoGP, Michael Jordan Bentuk Tim NASCAR
- 4 Penghambat Valentino Rossi Turunkan Tim di MotoGP 2021
- Rider Lain Kesulitan Naik Honda, Pol Espargaro Malah Penasaran
- Kisah Sakit Hati Pol Espargaro: Gagal Gabung Suzuki Gara-Gara Yamaha
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 15 Juni 2026 16:06Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 20:20Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
-
Tim Nasional 18 Juni 2026 20:11Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
-
Liga Inggris 18 Juni 2026 19:30Diincar MU, Berlian Muda Barcelona Ini Siap Cabut ke Old Trafford?
BERITA LAINNYA
-
otomotif 15 Juni 2026 16:06Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 21:07BGN Bicara Nasib Motor Listrik yang Disegel Kejagung
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:31
BGN Bakal Coret Warga Mampu dari Penerima MBG
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:25Davina Karamoy Akui Terima Uang Saku dari Hanania Travel
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:00Perjuangan Safari Wukuf, Saat Petugas Haji Menjadi Anak bagi Para Lansia
-
Liputan6 18 Juni 2026 19:23Bertemu OJK dan Direksi BEI, Dasco Minta Benahi Pasar Modal
-
Liputan6 18 Juni 2026 18:47Wamendagri Ingatkan Daerah Bersinergi Hadapi El Nino
MOST VIEWED
8 Rekor Mentereng yang Dicatat Lewis Hamilton dan Ferrari Usai Menangi Formula 1 GP Catalunya 2026
Lewis Hamilton Soal Kemenangan Perdana Bareng Ferrari: Tadinya Cuma Nonton di TV, Kini Justru Menang Bareng
Kimi Antonelli Merasa 'Hampa' Usai DNF Akibat Kendala Teknis Jelang Finis Formula 1 GP Catalunya 2026
Kiandra Ramadhipa Gores Rekor Mentereng untuk Indonesia Usai Menangi Moto3 Junior Portugal 2026
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























