
Nexify - Maverick Vinales dan Marc Marquez diketahui telah menjalin rivalitas sejak anak-anak. Anehnya, mereka sangat jarang bertarung sengit secara wheel-to-wheel sejak sama-sama turun di MotoGP. Vinales pun kini telah memahami kunci penting untuk membekuk Marquez.
Selama ini, Vinales sangat cepat dalam sesi latihan dan kualifikasi, hingga kerap start dari baris terdepan. Uniknya, saat menjalani start balapan, ia justru kerap tertinggal, hingga melorot dalam lap-lap awal. Situasi ini pun harus membuatnya harus susah payah memperbaiki posisi.
Menurut Vinales, masalah-masalah inilah yang menjadi fokus timnya dan Yamaha menjelang musim balap 2020, demi bisa lebih sering bertarung melawan Marquez, yang selama ini mendominasi MotoGP. Vinales yakin ini adalah kunci penting jika ia dan timnya ingin jadi juara dunia.
Perbaiki Start dan Performa di Lap-Lap Awal
"Untungnya, kualifikasi kami selalu baik. Kami kerap start dari baris terdepan, sangat kuat dalam lap tunggal. Jadi masalah lebih buruk jika kami tak bisa start dari baris terdepan. Jadi ini harus kami atasi jika ingin juara, karena kami takkan bisa selalu di baris terdepan," ujar Vinales via Motorsport Total.
Selain membidik posisi dua besar di setiap kualifikasi, Vinales ingin memperbaiki performa pada lap-lap pertama. Atas alasan ini, ia intensif menjalani simulasi balap di uji coba di Sepang, Malaysia, 7-9 Februari. Bersama Alex Rins (Suzuki), kini Vinales pun dianggap para rivalnya sebagai rider dengan ritme terbaik selama uji coba.
"Saya harus start di baris terdepan, setidaknya di posisi pertama atau kedua. Ini sangat penting. Selain itu, saya sering mengalami kesulitan menjalani lap-lap pertama tahun lalu. Atas alasan inilah kami bekerja sangat keras tahun ini demi meraih kemajuan signifikan," ujarnya.
Tekad Dapat Ritme Ideal Sejak Lap Pertama
Pada 2019, Vinales hanya meraih dua kemenangan, meski nyaris menang di Australia saat ia terjatuh di lap terakhir hingga tersalip oleh Marquez. Ia pun ingin meningkatkan jumlah kemenangannya pada 2020, lebih sering mengalahkan sang delapan kali juara dunia di trek.
"Dulu, kami baru bisa mencetak catatan waktu dan ritme yang baik usai 10 lap. Tapi kini sangat penting langsung cepat dan dapat ritme yang baik sejak lap pertama. Saya rasa, yang terpenting adalah performa start dan lap pertama. Ini akan jadi kunci melawan Marc," lanjutnya.
Vinales dan para pebalap MotoGP lainnya akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim kedua di Sirkuit Losail, Qatar, 22-24 Februari nanti, sebelum menjalani seri pembuka di trek yang sama pada 6-8 Maret mendatang.
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 21:23Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji 50 Persen
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:47Awal Mula Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Karung di Depok
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























