
Nexify - - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo memilih untuk bersikap merendah menghadapi MotoGP Italia di Sirkuit Mugello akhir pekan ini, meski berhasil meraih kemenangan bersama Ducati tahun lalu. Mengingat dirinya masih menjalani proses adaptasi yang cukup berat dengan RC213V, Lorenzo tak berekspektasi bakal melakukan gebrakan.
Sejak pindah ke Honda, Lorenzo kerap mengalami nasib buruk. Dirundung empat cedera berbeda, Por Fuera juga disulitkan beberapa masalah teknis. Ia pun mengaku ingin mengatasi masalah secara bertahap. Ia bahkan yakin hasil baik di Mugello takkan berarti jika ia tak bisa mengonfirmasi performa positif di seri-seri berikutnya.
"Saya ingin lebih nyaman di atas Honda, tak hanya di Mugello, tapi sepanjang musim. Jika meraih hasil baik di Mugello tapi tak bisa meneruskan tren positif, maka tak ada gunanya. Target saya konsisten naik podium dan kemenangan di masa depan. Tapi saya masih harus menyelesaikan proses adaptasi, dan proses ini bakal berat serta panjang," ujarnya via Crash.net.
Gaya Balap Berkebalikan dengan Ducati
Lima kali juara dunia ini pun mengaku ingin memulai pekan balap di Mugello dengan memperbaiki performanya di pengereman dan corner entry, yang menurutnya harus dilakukan dengan gaya balap yang sangat berkebalikan dengan gaya balapnya semasa di Ducati.
"Saat ini sangat sulit mengubah motor ini, terutama di corner entry, karena saya masih harus melakukan perubahan besar pada cara masuk tikungan, yang sangat berkebalikan dengan apa yang saya lakukan di Ducati. Tapi setidaknya kami paham apa yang harus diubah dan apa yang harus saya kerjakan," ungkapnya.
Lebih Baik di Sisi Ergonomi
Lorenzo juga mulai merasakan kemajuan di Le Mans, Prancis, di mana untuk pertama kalinya ia start dari posisi 8 besar, dan sempat bertarung di posisi 7 besar dalam balapan, meski akhirnya finis di posisi 11. Hal ini terjadi berkat perubahan ergonomi pada RCV, termasuk mengganti jok motornya dari jok lebar seperti di Yamaha ke jok standar Honda.
"Saya sudah merasa jauh lebih baik di sisi ergonomi. Kini saya harus mengubah gaya balap. Salah satu hal yang dituntut oleh gaya balap saya adalah melaju cepat di tikungan, dan ini salah satu target saya. Semoga motor kami bekerja dengan baik di Mugello hingga kami bisa menjalani pekan balap yang lebih baik pula," tutupnya.
Saat ini, Lorenzo tengah duduk di peringkat 14 pada klasemen pebalap dengan koleksi 16 poin, tertinggal 79 poin dari sang tandem, Marc Marquez, yang ada di puncak.
Baca Juga:
- Diisukan ke Ducati, Alex Marquez Ungkap Dilema Jadi Adik Marc Marquez
- Jajal Panigale, Jack Miller Bantah Ingin Pindah ke WorldSBK
- Rossi: Menangi MotoGP Mugello Bagai Menangi F1 Monako
- Dovizioso Pede Menangi Mugello, Prediksi Persaingan Kian Ketat
- Selalu Emosional di Mugello, Valentino Rossi Ingin Puaskan Penonton
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 21:23Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji 50 Persen
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:47Awal Mula Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Karung di Depok
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























