
Nexify - Chairman Supervisory Board MV Agusta, Hubert Trunkenpolz, menyatakan pihaknya hanya mau balapan di MotoGP jika harus terjun di kejuaraan balap motor. Meski saat ini aktif balapan di kejuaraan WorldSSP, MV Agusta merasa hanya MotoGP yang cocok dengan gengsi dan sejarah hebat mereka.
MV Agusta memang salah satu pabrikan paling legendaris di Grand Prix. Mereka tercatat memenangkan 270 balapan, 38 gelar dunia pembalap, dan 37 gelar dunia konstruktor. Salah satu ikonnya adalah 15 kali juara dunia, Giacomo Agostini. Namun, MV Agusta 'pensiun' dari Grand Prix pada akhir 1976 silam.
MV Agusta sempat kembali ke Moto2 pada 2018 sebagai penyuplai sasis Forward Racing, tetapi hengkang pada akhir 2022, dan kini fokus berlaga di WorldSSP. Meski begitu, pabrikan Italia ini berniat kembali ke Grand Prix, terutama setelah Liberty Media mengakuisisi 84% saham Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP.
Sponsor Mulai Dekati MV Agusta

Kepada GPOne, Senin (23/6/2025), Trunkenpolz mengaku ingin regulasi teknis MotoGP pada 2027 mengizinkan tim peserta menyewa mesin dari pabrikan dan merakit motor sendiri, seperti regulasi Formula 1. Saat ini, MotoGP tak memberlakukan regulasi itu, karena tim-tim satelit justru menyewa paket motor utuh dari pabrikan, tanpa harus merakit motor sendiri.
Harapan Trunkenpolz ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, MV Agusta belum memiliki sumber daya manusia, teknologi, dan finansial yang cukup untuk merakit mesin prototipe MotoGP sendiri. Namun, mereka sudah memiliki strategi yang matang dalam menggandeng pabrikan sasis dan membentuk operasional tim yang mumpuni.
"Beberapa sponsor potensial sudah mendekati kami dan mengumumkan akan bergabung jika kami berencana masuk. Namun, kami realistis dan tahu bahwa mengembangkan dan merakit mesin MotoGP sendiri pada 2027 sampai 2031 adalah ilusi. Kami yakin bisa menemukan mitra sasis dan merakit struktur tim yang profesional, tetapi kami butuh mesin 850cc dari pabrikan lain," ujarnya.
WorldSSP Saja Bikin MV Agusta Untung, Apalagi MotoGP?
Trunkenpolz juga menegaskan pihaknya tak mau balapan di kejuaraan lain jika usaha kembali ke MotoGP gagal total. "MV Agusta tumbuh di Kejuaraan Dunia 500cc (GP500), jadi berpartisipasi di kejuaraan seperti Moto2, WorldSBK, dan WorldSSP ada di luar pertimbangan kami. Kejuaraan-kejuaraan itu tidak cocok dengan pabrikan kami," tuturnya.
"Dulu, MV berhasil terjun di kompetisi global di ajang balap motor tertinggi dengan teknologi kelas satu. Kami ingin mempertahankan warisan ini, sehingga berpartisipasi di kejuaraan lainnya tidaklah masuk akal. Bahkan kejuaraan seperti WorldSSP butuh uang banyak, tetapi balik modalnya sangat bisa diatur," pungkasnya.
Trunkenpolz sendiri cukup familiar dengan sistem 'sewa mesin' di MotoGP. KTM, pabrikan yang pernah dipimpin oleh Trunkenpolz, tercatat melakukan hal serupa di Moto3 pada periode 2020-2024, ketika mereka menyuplai mesin kepada GASGAS dan Husqvarna.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Pisah dari KTM, MV Agusta Makin Ngotot Balik Balapan di MotoGP 2027
- Aprilia Segera Gelar Tes Khusus untuk Jorge Martin, Masih Tunggu Hasil Cek Medis Terbaru
- Mengenal Maximo Quiles, Anak Didik Marc Marquez yang Catat Rekor Mentereng di Moto3 2025
- Marc Marquez Berpotensi Patahkan Rekor Kemenangan Sprint Pecco Bagnaia di MotoGP 2025
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
-
otomotif 12 Juni 2026 16:46Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
-
otomotif 12 Juni 2026 16:45Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























