
Nexify - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Andrea Dovizioso, mengaku dirinya sama sekali tak cemas harus melawan begitu banyak pembalap muda yang bergaya balap agresif di MotoGP. Hal ini ia sampaikan kepada MotoGP.com, Selasa (12/10/2021), usai sepuluh bulan vakum dan kembali balapan di Seri San Marino dan Austin.
Tahun depan, mengingat Valentino Rossi akan pensiun akhir musim nanti, Dovizioso resmi akan jadi pembalap tertua di grid MotoGP. Pada Maret 2022, usianya akan menginjak 36 tahun. Meski begitu, tiga kali runner up ini tak merasa minder, dan justru bersemangat tampil kompetitif, bahkan bertekad merebut gelar pada 2022.
Beberapa musim terakhir, persaingan MotoGP sangat ketat. Musim ini juga banyak rider muda garang, seperti Fabio Quartararo, Pecco Bagnaia, Joan Mir, Jack Miller, Brad Binder, dan bahkan debutan seperti Jorge Martin dan Enea Bastianini. Para rider muda pun identik dengan agresi, namun Dovizioso merasa ini tren yang normal.
Makin Berdekatan, Sulit Masuk Papan Atas

Rider Italia ini yakin, perubahan gaya balap di MotoGP terjadi seiring berubahnya teknologi motornya pula. "Saya tahu kini banyak rider muda. Mereka berkendara dengan cara berbeda. Ini normal, karena ban dan motor MotoGP terus berubah. Bedanya, kini semua sangat berdekatan, hingga bertarung di papan atas tidaklah mudah," ujarnya.
Perubahan besar yang terjadi di MotoGP belakangan ini adalah elektronik dan aerodinamika. Seperti diketahui, MotoGP memberlakukan penyeragaman elektronik sejak 2016, dan Ducati mempelopori banyak jenis aerodinamika yang kini juga diterapkan pabrikan lain. Meski tak suka, Dovizioso maklum para rider harus beradaptasi.
"Menurut saya, MotoGP masa kini terlalu banyak aerodinamika dan elektronik, sementara para rider makin cepat. Jadi, sangatlah sulit menjalani pertarungan, terutama ketika Anda membuntuti seseorang. Tapi tanpa aerodinamika, mustahil menempel dan menyalip mereka. Ini sulit dan Anda harus cepat," ungkapnya.
Merasa Punya Pengalaman Cukup

Dovizioso pun yakin bahwa memang sudah jadi tugas pembalap untuk beradaptasi dengan segala teknologi motor MotoGP yang terus berubah dan berkembang. Ia juga merasa tak perlu terbebani karena tak ada yang mudah dalam mencari performa kompetitif di kejuaraan tersebut.
"Yang penting sekarang adalah seberapa cepatnya Anda dan cara Anda mengendalikan balapan. Saya tak perlu tertekan, karena berkompetisi di MotoGP memang sulit. Namun, saya rasa saya punya pengalaman untuk menghadapi semuanya dengan baik," pungkas juara dunia GP125 2004 ini.
Dovizioso akan kembali berlaga di Sirkuit Misano dalam pekan balap MotoGP Emilia Romagna pada 22-24 Oktober mendatang. Saat ini ia tengah berada di peringkat 25 pada klasemen pembalap dengan tiga poin, usai baru kembali balapan di Seri San Marino dan Austin.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Masih Tekad Juarai MotoGP, Andrea Dovizioso: Orang Lain Boleh Bilang Saya Gila
- Valentino Rossi Beber Alasan Jadikan Alberto Surra Anggota Baru VR46 Academy
- Mentalitas Hancur: KTM Ungkap Penyebab Jebloknya Performa Miguel Oliveira
- Sadar Bahaya: Aleix Espargaro Cegah Kedua Anaknya Ikuti Jejak Jadi Pembalap
- Ayah Simoncelli Damai dengan Pedrosa, Berandai-andai Sang Anak Lawan Marquez
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 07:55Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 05:53Tes Medis Beres, Bruno Guimaraes Segera Resmi Jadi Pemain Arsenal
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 05:16Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs Arema FC 6 Agustus 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 07:34Babak Baru Kasus Pembunuhan Nus Kei
-
Liputan6 6 Agustus 2026 06:13Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:50Detik-Detik Avanza Tabrak 7 Motor Penjemput Pelajar MTsN di Bandar Lampung
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:37Kades di Pandeglang Buka Suara Soal Jenazah Anak Dibawa Motor
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:00Ketika Empati Hilang, Coreng Wajah Pelayanan Kesehatan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 01:05BGN Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan MBG
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























