
Nexify - Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, meyakini jadwal balapan MotoGP yang terlalu padat bisa mempersingkat karier pembalap. Selama dua tahun terakhir, MotoGP menggelar 22 seri per musim.
Belum lagi, sejak 2023, MotoGP memberlakukan balapan Sprint. Dengan begitu, para rider MotoGP menjalani jumlah balapan dua kali lipat lebih banyak dalam satu musim dari sebelum-sebelumnya.
Tak berhenti di situ, jumlah seri terlalu banyak dalam satu musim juga membuat jeda antar Grand Prix menjadi lebih sempit. Hal ini dinilai merugikan para rider yang cedera karena masa pemulihan tidak optimal.
Minta Jeda 2 Pekan di Sela Balapan

Keresahan ini disampaikan Pedro Acosta kepada Motorsport.com, pada Senin (13/4/2026). Ia yakin setiap Grand Prix lebih baik memiliki jeda setidaknya dua pekan dengan Grand Prix berikutnya.
"Itu ide yang bagus. Karena menurut saya yang buruk dari kalender ini adalah karier para pembalap akan lebih pendek," ungkap pembalap asal Spanyol berusia 21 tahun tersebut.
"Tidak mungkin untuk bertahan selama 22 pekan dengan sesi penting setiap hari pada sore hari seperti (sesi latihan Jumat), kualifikasi dan Sprint, dan kemudian balapan utama," lanjutnya.
Format Pekan Balap Juga Bikin Stres
Acosta juga menyatakan bahwa format pekan balap MotoGP masa kini membuat pembalap dan kru tim tertekan, karena harus tampil ngotot sejak sesi latihan pertama demi mengejar catatan waktu yang baik.
"Tidak ada waktu untuk berkata, 'Oke, aku akan ke lintasan, mencari ritme berkendara saya secara bertahap, dan hanya akan berkendara'. Maksud saya, setiap hari Anda memiliki sesi penting, 22 kali per tahun," tuturnya.
"Ini akan membuat semuanya (karier) lebih singkat karena tingkat stres yang akan mampu kami tanggung akan mencapai batas," pungkas dua kali juara dunia ini.
Sumber: Motorsportcom
Baca Juga:
- Peringatan 20 Tahun Red Bull Rookies Cup, Akankah Kiandra Ramadhipa Juarai Edisi 2026?
- Daniel Holgado Merapat ke Gresini dan Ducati di MotoGP 2027, Setim dengan Enea Bastianini?
- Mengenal David Alonso, 'Baby GOAT' yang Dirumorkan Bakal Bela Honda HRC Castrol di MotoGP 2027
- David Alonso, Rider Muda yang Kedatangannya di MotoGP Sudah Dinanti-nanti Para Senior
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 10:00Debut Langsung Cetak Gol, Mikel Arteta Sanjung Christos Tzolis
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 09:30Arsenal Hajar Girona, Mikel Arteta Full Senyum!
-
Liga Inggris 2 Agustus 2026 09:00Solid Selama Pra Musim, Mason Mount Siap Jadi Pembeda Bagi Manchester United
-
Bola Indonesia 2 Agustus 2026 08:00Bobol Gawang Aston Villa, Arkhan Kaka Enggan Berpuas Diri
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 2 Agustus 2026 12:53Piala Presiden 2026 Tak Cuma Sajikan Laga Seru, UMKM Ikut Panen Rezeki
-
Tim Nasional 2 Agustus 2026 12:42Klasemen Piala AFF 2026 Grup A: Timnas Indonesia Berpeluang Gusur Singapura
-
Tim Nasional 2 Agustus 2026 12:34Timnas Indonesia Masih Unggul dari Vietnam, Ini Rekor Pertemuan Kedua Tim
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 2 Agustus 2026 13:39Terobosan Menag agar Santri Tembus Kampus Top Dunia
-
Liputan6 2 Agustus 2026 13:04Kronologi Petugas Damkar Meninggal saat Padamkan Kebakaran di Kramat Jati
-
Liputan6 2 Agustus 2026 12:53Viral Pengendara Dipalak di Tenggamus, Pelaku Diantar Keluarga ke Polisi
-
Liputan6 2 Agustus 2026 12:49Petugas Damkar Gugur Saat Bertugas Punya Riwayat Sakit Jantung
-
Liputan6 2 Agustus 2026 11:27Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























