
Nexify - Manajer Tim Petronas Yamaha SRT, Wilco Zeelenberg, mengaku pihaknya akan mempersiapkan diri kehilangan Fabio Quartararo di MotoGP 2021. Hal ini disampaikan Zeelenberg dalam wawancaranya dengan GPOne, Kamis (3/10/2019), menjelang pekan balap di Sirkuit Buriram, Thailand pada 4-6 Oktober.
Kontrak Quartararo dan SRT memang akan habis pada akhir 2020, dan ia digadang-gadang akan dipromosikan ke Monster Energy Yamaha pada 2021 jika Valentino Rossi pensiun atau Maverick Vinales hengkang. Masih berusia 20 tahun, Quartararo pun diyakini Zeelenberg bisa lebih bebas menentukan tim pilihan.
"Kita harus ingat, ia akan tanda tangan kontrak baru saat berusia 21 atau 22 tahun, jadi perjalanannya masih sangat panjang dan ia punya banyak waktu menentukan ke mana ia akan menuju. Saat ia bergabung, peran kami adalah membuatnya tetap termotivasi, sementara tugasnya adalah selalu jujur kepada kami," ujarnya.
Takkan Cegah Kepergian Quartararo
Mengantisipasi hengkangnya Quartararo, Zeelenberg pun mengaku timnya akan bersikap realistis. Timnya akan sangat memaklumi jika El Diablo ingin hengkang, dan pria Belanda ini menegaskan bahwa tim asal Malaysia yang bermarkas di Belgia ini takkan menghalang-halangi langkah rider Prancis itu.
"Kami takkan punya hak menaunginya lagi akhir musim depan, ia akan bebas menentukan ke mana ia akan pergi, dan kami harus realistis. Ia bisa saja berkata, 'Aku menjalani dua musim yang baik bersama Petronas, tapi kini aku ingin pergi ke Honda, Ducati, atau lainnya.' Kami jelas tak bisa mencegahnya," ungkapnya.
Belum Punya Rencana Matang
Meski begitu, eks pelatih balap Jorge Lorenzo dan Maverick Vinales ini menyatakan bahwa timnya belum mengincar siapa pun untuk musim 2021 mendatang. Menurutnya, mencari pebalap baru masih terlalu dini untuk dilakukan.
"Setiap tahun situasinya selalu berubah. Tahun lalu, kami baru membentuk tim ini dan baru tanda tangan kontrak dengan pebalap pada Agustus, dan lihatlah di mana kami sekarang. Sebenarnya tak perlu berlebihan dalam menentukan rencana soal ini, tapi ini memang tergantung prioritas tim," tutupnya.
SRT diketahui memiliki dua tim junior bernama Petronas Sprinta Racing yang masing-masing turun di Moto3 dan Moto2. Tahun depan, SRT akan menurunkan Xavi Vierge di kelas Moto2, dan diperkirakan akan menandemkannya dengan Jake Dixon.
Sumber: GPOne
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 21:23Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 20:39Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji 50 Persen
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:47Awal Mula Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Karung di Depok
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























